Pemprov Lampung Tingkatkan Pengawasan Sumberdaya Kelautan

Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2023 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung secara tegas menyatakan komitmennya dalam meningkatkan pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan di wilayahnya, yang bertujuan mendukung program ekonomi biru yang berkelanjutan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, menjelaskan bahwa pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan adalah elemen penting dari upaya pelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

“Sektor kelautan dan perikanan adalah salah satu penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki risiko terjadinya pelanggaran yang dapat merusak sumberdaya kelautan dan perikanan,” kata Kusnardi, Kamis (10/8).

Baca Juga  Setahun Mirza–Jihan, IJP Lampung Terbitkan Koran dan Buku Edisi Khusus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meningkatnya pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan juga akan mendukung implementasi berbagai kebijakan pembangunan di sektor tersebut. Ini mencakup perluasan wilayah konservasi perairan hingga 30%, pengaturan penangkapan ikan yang terukur, pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan yang berorientasi ekspor dengan memanfaatkan kearifan lokal, serta pengelolaan kawasan pesisir, pulau kecil, dan upaya pengurangan sampah plastik di laut.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

“Dengan menerapkan lima indikator tersebut dan memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan alokasi ruang laut sesuai peraturan daerah, Pemerintah daerah turut serta dalam mewujudkan konsep ekonomi biru,” tambahnya.

Kusnardi menekankan bahwa untuk mencapai tujuan ini, kerjasama dan sinergitas antara berbagai pihak sangat penting. “Dalam menjalankan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan, diperlukan kerjasama dan sinergi antara berbagai pihak agar implementasi ekonomi biru dapat terwujud dan ekosistem terjaga,” tutupnya.

Baca Juga  Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Dengan komitmen ini, Pemprov Lampung bertekad untuk menjaga dan memanfaatkan sumberdaya kelautan secara berkelanjutan, serta memperkuat peran sektor kelautan dan perikanan dalam pertumbuhan ekonomi daerah. (Luki)

Berita Terkait

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat
MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:29 WIB

Lentera Swara Lampung | 155 | Kamis, 12 Maret 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 20:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 154 | Senin, 2 Maret 2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 04:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 153 | Jumat, 12 Desember 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:32 WIB

Lentera Swara Lampung | 152 | Kamis, 11 Desember 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:14 WIB

Lentera Swara Lampung | 151 | Rabu, 10 Desember 2025

Selasa, 18 November 2025 - 23:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 150 | Rabu, 19 November 2025

Rabu, 12 November 2025 - 05:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 149 | Rabu, 12 November 2025

Rabu, 5 November 2025 - 01:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 148 | Rabu, 5 November 2025

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:22 WIB

Lampung

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB

Tulang Bawang Barat

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:33 WIB