Pemprov Lampung Berhasil Membalik Keadaan Perjagungan, Muram Tahun Lalu Cerah Tahun Ini

Ilwadi Perkasa

Senin, 30 Juni 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan uji coba alat pengering gabah dan jagung (Dryer Rice Milling Unit/DRMU) berkapasitas 20 ton yang rencananya akan diserahkan untuk petani yang bernaung dalam Koperasi Pertanian Serbajadi Sukses Bersama di Desa Bandarrejo, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (16/5/2025). F: Pemprov Lampung

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan uji coba alat pengering gabah dan jagung (Dryer Rice Milling Unit/DRMU) berkapasitas 20 ton yang rencananya akan diserahkan untuk petani yang bernaung dalam Koperasi Pertanian Serbajadi Sukses Bersama di Desa Bandarrejo, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (16/5/2025). F: Pemprov Lampung

Pemprov Lampung berhasil membalikan keadaan perjagungan, dari muram di tahun lalu menjadi cerah di tahun ini. Pembalikkan keadaan ini didorong oleh kebijakan stimulus pengadaan dryer yang dinilai berhasil memberikan nilai tambah kepada petani.

Memang, saat ini harga jagung pipilan kering di Lampung rata-rata Rp5.350/kg atau masih di bawah harga pembelian pemerintah Rp5.500/kg. Namun harga jagung pipilan kering yang masih dimiliki petani diprediksi akan terus membaik.

Selain itu, dibanding provinsi lain harga jagung di Lampung jauh lebih baik. Bahkan, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melaporkan bahwa harga jagung pipilan di Lampung lebih tinggi dibandingkan harga rata-rata nasional, yakni Rp4.800/kg.

Dengan keadaan ini dapat dikatakan pejagungan di Lampung tahun ini cerah, setelah sempat suram 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga rata-rata jagung pipilan di Lampung pada panen raya Juni ini mencapai Rp5.350/kg, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp3.367/kg.

Baca Juga  Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Untuk menjaga tren harga jagung terus membaik, Pemprov Lampung berupaya memperbanyak pengadaan alat pengering (dryer) untuk disalurkan kepada Gapoktan, koperasi, dan Bumdes.

Saat ini, dryer yang tersalurkan baru puluhan unit. Dan sesuai kebijakan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, program bantuan dryer akan terus dilanjutkan agar semakin banyak petani jagung yg memperoleh nilai tambah dari hilirisasi jagung.

“Hilirisasi pada komoditi jagung terus kita lanjutkan. Dengan penguatan hlirisasi ini Lampung siap menghadapi tantangan di semester II tahun ini,” kata Kepala Bappeda Elvira dalam sebuah diskusi dengan media ini, Senin (30/06/2025).

Elvira membeberkan bahwa Lampung membutuhkan sekitar 500 dryer. Sekitar 100 dryer akan diupayakan melalui APBD 2025 dan 400 diharapkan investasi dari swasta dan pembiayaan dari perbankan.

“Itu sudah jadi komitmen Pak Gub. Dengan hirilisasi berupa pengadaan alat pengering kita berharap dapat menikmati harga yang lebih baik,” katanya saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (30/06/2025) malam.

Baca Juga  405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Inpres No. 10 2025 Untungkan Petani

Dengan terbitnya Inpres No. 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) ikut memberi peluang bagi petani untuk memperoleh harga yang lebih baik.

Inpres ini lebih longgar, dan memberi angin segar, kepada petani yang selama ini terhalang oleh standar kadar air yang ketat, yakni 14 persen.

Dengan Inpres terbaru ini, Perum Bulog sebagai pelaksana pengadaan dari BAPANAS diperintahkan membeli jagung petani dengan standar kadar air 18-20%.

Sementara ini, Kanwil Perum Bulog Lampung masih memberlakukan standar kadar air maksimal 14% dan Aflatoksin maksimal 50 ppb di gudang Bulog dengan harga Rp5.500/kg.

Aflatoksin adalah mikotoksin yang dapat mencemari bahan pangan dan pakan ternak, dan batas maksimal yang diizinkan adalah 50 ppb sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca Juga  BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Pemprov Lampung perlu mencermati perkembangan ini yakni dengan menggencarkan program hilirisasi dengan memaksimalkan kapasitas produksi alat pengering (dryer) yang sudah diserahterimakan.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Hortikultura Lampung, Bani Ispriyanto, pihaknya terus berkoordinasi dengan Perum Bulog Lampung dan berkolaborasi dengan Dinas Perindag, Disnak serta mengembangkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan pakan ternak seperti Charoen Phokpan, Japfa Confeed, Chilecedang dll untuk ikut menyerap jagung petani.

Menjawab tantangan terkait standar mutu, Bani menjelaskan pihaknya menggencarkan imbauan supaya petani jagung memanen sesuai umur terbaik panen jagung.

“Kita sudah edukasi petani melalui PPL2 di lapangan agar mereka panen sesuai umur jagung sehingga kualitasnya lebih terjaga dan baik,” katanya, Senin (30/06/2025).

Ia menjelaskan panen terbaik itu ketika usia jagung 3,5 bulan. Dengan umur segitu, bila cuaca cerah, kadar air jagung diharapkan bisa 20% sampai 25%.(*)

Berita Terkait

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy
Disdik Lampung Perkuat Pengawasan Siswa Cegah Keterlibatan Narkoba
Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER
Koperasi IJP Lampung Luncurkan RPK, Perkuat Layanan Kebutuhan Pokok Anggota
NTB Studi Tiru Program Desaku Maju di Lampung
Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 19:00 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 384 Warga Fajarmulia

Kamis, 17 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu

Kamis, 17 September 2026 - 18:58 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Harhubnas 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:05 WIB