Pemprov Komitmen Kembangkan Bahasa dan Aksara Lampung

Redaksi

Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk mendapatkan solusi dalam membentuk kebijakan pelestarian Bahasa dan Aksara Lampung. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun Bahasa dan Aksara Lampung di Hotel Arinas, Rabu (24/10).

Asisten II Sekprov Lampung Heri Suliyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemprov memajukan bahasa dan aksara Lampung. Bahasa dan aksara Lampung merupakan salah satu budaya yang telah lama digunakan.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Penggunaan bahasa dan aksara Lampung dapat berhasil, jika digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam keluarga maupun lokasi kerja. Jangan tergerus dalam era globalisasi,\” kata dia.

Hery mengatakan, dalam Bahasa Lampung tercermin nilai-nilai luhur yang menyangkut kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang bersifat universal. Hal ini tentunya mendidik penuturnya untuk selalu bersikap menghormati orang lain sekaligus rendah hati.

Baca Juga  DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Ia menyampaikan, dalam upaya menjaga dan melestarikan bahasa dan aksara Lampung, Pemprov Lampung melakukan langkah kongkret diantaranya, penggunaan bahasa Lampung sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan pendidikan atau belajar mengajar, di lingkungan kantor, forum pertemuan resmi pemerintahan daerah dan dalam kegiatan lembaga/badan usaha swasta, dan organisasi kemasyarakatan di daerah.

\"\"

\”Penggunaan aksara Lampung juga ada pada nama bangunan atau gedung, nama jalan atau penunjuk jalan, perkantoran, perdagangan, termasuk papan nama instansi, lembaga, badan usaha, badan sosial, dan sejenisnya. Kita selalu melakukan pengucapan salam Tabik Puun dan dinyanyikannya lagu \’Ekhamku di Lampung\’ dalam setiap acara,\” ujar Hery.

Baca Juga  Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Sebagai bentuk dukungan Pemprov Lampung, Hery meminta kepada Biro Kesejahteraan Sosial agar menganggarkan di 2019 untuk Seminar Nasional mengenai bahasa dan aksara Lampung. \”Sebagai tindak lanjut dari FGD ini, semacam mengadakan seminar tingkat nasional. Sehingga gaungnya semakin terasa di masyarakat,\” kata dia.

Hery berharap untuk kegiatan tersebut, dapat dilakukan pembinaan dan pengembangan bahasa dan aksara Lampung kepada para peserta FGD. Termasuk merumuskan cara-cara atau solusi terbaik bagi pelestarian bahasa dan aksara Lampung.

\”Hal ini penting seiring dengan derasnya arus globalisasi, baik dari segi informasi maupun teknologi, sehingga dari masa ke masa bahasa dan aksara Lampung tetap eksis dan dicintai oleh masyarakatnya,\” kata Hery.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Dalam kesempatan itu, Kabag Pendidikan Kebudayaan, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Kepemudaan Olahraga, Biro Kesos Setda Provinsi Lampung, Wahyu Arsuwendo mengatakan, tujuan FGD tersebut untuk menggali informasi mendalam mengenai rumusan kebijakan sebagai upaya penyelamatan terhadap bahasa daerah yang rawan kepunahan. Termasuk di dalamnya bahasa daerah Lampung.

\”FGD ini juga mengumpulkan persepsi dan sikap masyarakat terhadap peran Lampung sebagai bagian pengembangan bahasa Lampung dan mengumpulkan data dan saran berupa strategi pemeliharaan sastra Lampung sebagai penguat kearifan lokal,\” kata Wahyu Arsuwendo. (*Aby).

Berita Terkait

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030
PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera
DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat
DPRD Lampung Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan
30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI Perjuangan Tak Lupakan Sejarah
Peringati 30 Tahun Kudatuli, Winarti Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Komitmen Prioritaskan JKN, Tubaba Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Berjalan dan Perlindungan Warga Tetap Terjamin

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

Warga Lambu Kibang Serbu Pasar Murah, Minyakita dan Beras SPHP Habis Terjual dalam 1 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:27 WIB

Festival Literasi Lampung 2026, Tubaba Pamerkan Naskah Kuno Gedung Ratu hingga Produk UMKM Unggulan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:45 WIB

Harga Pangan Turun, Tubaba Catat Indikasi Deflasi Juli 2026 dengan IPH Minus 2,36

Senin, 27 Juli 2026 - 15:59 WIB

BPKP Pantau Pembangunan RSUD Tubaba, Bupati Ungkap Program Prioritas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bupati Tubaba Tinjau Pembangunan RSUD, Proyek Strategis Rp128 Miliar

Berita Terbaru