Pemprov Akan Segera Perbaiki Catchment Area Batutegi

Redaksi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (TP4K) dan Rumah Kolaborasi merencanakan Workshop Pemulihan Catchment Area Batutegi Tanggamus. Rapat persiapan dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Lampung, Kamis (25/10).

Dalam pengantarnya, Ketua TP4K Lampung Ir. H. Joko Umar Said, mengatakan, bahwa Batutegi sangat strategis dalam pembangunan Lampung, dalam mencukupi Air Baku, Air Irigasi dan Pembangkit Listrik.

Peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) sebesar satu juta ton di Provinsi Lampung menjadi tantangan. Karena kebutuhan air irigasi sangat ditentukan kondisi catchment area Batutegi yang saat ini mengalami kerusakan.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya perbaikan telah dan akan terus berlangsung karena rehabilitasi hutan dan lahan tidak dapat langsung menampakkan hasil. \”Perubahan tutupan lahan menuju perbaikan harus secara bertahap nampak menjadi lebih baik,\” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Keuangan Setdaprov Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, tujuan dari rapat ini adalah mempersiapkan seminar dan workshop untuk mencari solusi terbaik bagi catchment batutegi. \”Sekarang ini catchment Batutegi dalam keadaan rusak, sehingga debit air yang ada mulai menurun. Ini membutuhkan perbaikan segera, karena itu kita adakan rapat dengan beberapa stakeholder terkait untuk menangani persoalan ini,\” jelasnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Ia menjelaskan, catchment Batutegi dari awal pembangunannya diharapkan dapat mengaliri sekitar 60 ribu hektar area persawahan, namun hal itu belum tercapai. \”Dalam kondisi baik saja hal itu belum tercapai, sekarang rusak, makanya harus segera diperbaiki. Karena kalau dibiarkan begitu saja akan memberikan efek lainnya terhadap area persawahan kita,\” pungkasnya.

Untuk diketahui, rapat yang dihadiri oleh OPD Pemerintah Provinsi, Unila, Forum DAS, NGO tersebut, menyepakati Workshop yang nantinya terbentuk forum lintas sektor yang secara khusus membahas upaya pemulihan catchment area batutegi. (Aby)

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB