Pemkab Pringsewu Anjurkan Petani Beralih Ke Pupuk Organik

Redaksi

Senin, 31 Januari 2022 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pringsewu menganjurkan petani setempat mulai menggunakan pupuk organik. Selain lebih murah, juga mampu meningkatkan produksi pertanian, dan sangat baik bagi kesehatan.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, saat mengunjungi tempat pembuatan pupuk organik Kelompok Tani Lestari, Pekon
Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Senin (31/01) mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada Romlan dari Poktan Tani Lestari yang sudah beride dan berinovasi membuat pupuk organik dari sampah.

Terlebih pupuk organik produksinya sudah diujicobakan kepada para petani setempat, baik petani sawah maupun kebun yang ternyata berhasil baik. Bahkan, dari sisi biaya produksi jauh lebih rendah dibandingkan pupuk jenis lain, akan tetapi mampu menghasilkan produksi yang lebih banyak.

Baca Juga  Polres Pringsewu Ungkap Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fauzi, apa yang diusahakan oleh Romlan termasuk ekonomi sirkular, dimana segala sesuatu mengandung manfaat, jika diolah dengan baik, seperti sampah yang dapat diolah menjadi pupuk organik.

“Diupayakan para petani lambat laun akan beralih ke jenis pupuk organik dan meninggalkan penggunaan pupuk kimia,” ujarnya.

Penggunaan pupuk organik, kata wabup, adalah juga dalam rangka pelestarian alam, disamping kondisi tanah juga bisa kembali menjadi baik. Oleh karena itu, dianjurkan para petani Pringsewu untuk beralih menggunakan pupuk organik tersebut.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Ikuti Rakor Nasional Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Sementara itu, Romlan, dari Poktan Tani Lestari, Waringinsari Barat, sebagai pihak yang memproduks pupuk organik tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Pringsewu melalui dinas terkait yang sudah sejak awal sudah memberikan pembinaan sehingga produksinya bisa maju seperti saat ini. Ia mengaku mampu memproduksi pupuk organik hingga 400 ton pertahun.

“Saya menyatakan pupuk organik ini dijamin murni organik karena semuanya menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di alam, tanpa dicampur bahan kimia setetespun,” katanya.

Baca Juga  Ditolak Mendekati Istri Korban, Pria Tusuk Pedagang di Pasar Sarinongko Pringsewu

Dalam pada itu, Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Siti Litawati, menyambut baik yang dilakukan Pak Romlan, yang menurutnya sebagai langkah terobosan yang sangat bagus, di tengah kelangkaan pupuk bersubsidi saat ini.

Hal tersebut merupakan langkah yang patut diapresiasi. Apalagi di situasi seperti saat ini, dimana pemerintah akan mulai mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk bersubsidi. Pihaknya sangat mendukung dan ini perlu disebarluaskan kepada kelompok-kelompok tani yang lain.

“Namun demikian, saya menyarankan agar segera diurus perizinan produksi pupuk ini, guna melindungi produk yang dihasilkan,” sarannya. (Rz/len)

Berita Terkait

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU
Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga
Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP
Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor
SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi
Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius
Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu
Wabup Pringsewu Ikuti Rakor Nasional Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Chusnunia Chalim Siap Melantik 100 Lebih Pengurus PKB Lampung

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:26 WIB

Meski Damai, Fraksi PDI Perjuangan Tetap Dukung Proses Etik Andi Robi di BK DPRD Lampung

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:36 WIB

IJP FC Resmi Diluncurkan, Sekdaprov Lampung Siap Turun ke Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Sawit dan Kopi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekspor

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Berita Terbaru

Lampung

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Feb 2026 - 19:13 WIB