Pemkab Malang Studi Komparasi Desa ODF di Pringsewu

Redaksi

Kamis, 9 Agustus 2018 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan studi komparasi desa ODF (Open Defecation Free) di Kabupaten Pringsewu. Rombongan yang berjumlah 50 orang ini diterima oleh Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi dan Kadis Kesehatan Pringsewu, Purhadi di ballroom Hotel Regency, Pringsewu, Kamis (9/8).

Menurut Ketua tim studi komparasi Pemkab Malang, Gunawan Djoko Untoro, kedatangan tim tersebut diantaranya dari Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas, serta Bappeda Kabupaten Malang yakni dalam rangka mempelajari keberhasilan Pringsewu dalam melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

\”Dipilihnya Kabupaten Pringsewu juga merupakan berkat dorongan Bupati Malang yang juga sebagai ketua l AKKOPSI (Aliansi Kabupaten dan Kota Peduli Sanitasi) untuk dapat mengunjungi Kabupaten Pringsewu yang telah berhasil mendeklarasikan sebagai Kabupaten ODF. Di samping karena beberapa faktor lainnya, diantaranya yakni kondisi alam serta, kedekatan budaya yang banyak persamaan dengan Kabupaten Malang,\” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut diungkapkan Gunawan yang juga menjabat sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Malang ini, daerahnya terdiri dari 390 desa dan 33 kecamatan, serta terdapat 39 puskesmas. \”Dari 390 desa tersebut, baru 65 desa yang sudah ODF atau masih 16 persen. Namun kami optimis bisa tercapai di akhir 2019,\” ungkapnya.

Baca Juga  Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan Pringsewu yang baru berusia 9 tahun ini sebagai kabupaten ODF 100 persen merupakan hasil kerja sama yang sinergis antarsemua pihak yang ada di Kabupaten Pringsewu, mengingat masalah sanitasi ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tugas dan tanggungjawab bersama.

Diungkapkan Fauzi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah mendeklarasikan sebagai kabupaten ODF pada akhir 2017 lalu, dimana sebelumnya didahului dengan pendeklarasian ODF di setiap pekon atau desa, dan selanjutnya pendeklarasian kecamatan ODF di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, dimulai dari Kecamatan Pagelaran yang menjadi pilot project ODF.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak

Fauzi juga menjelaskan, guna mendukung suksesnya program ODF tersebut, Pemkab Pringsewu juga mengeluarkan regulasi tentang percepatan universal access, dengan sebuah strategi di antaranya dengan mengubah pola pikir, yaitu dari program menjadi sebuah gerakan, sehingga Pemkab Pringsewu mengeluarkan kebijakan tentang Satuan Tugas Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Pringsewu ODF atau Gebrak ODF.

“Gerakan ini melibatkan banyak pihak, baik kepolisian, TNI, sejumlah OPD, ulama dan tokoh agama, serta unsur lainnya,” jelasnya.

Peran ulama, tambahnya, juga memegang peranan penting, terlebih sebagian besar masyarakat Kabupaten Pringsewu merupakan masyarakat yang religius, sehingga muncul istilah Jihad Sanitasi. (Darma)

Berita Terkait

Purwanto Unggul dengan 1.516 Suara, Menuju Kursi Kepala Pekon Tulung Agung
Polsek Gadingrejo Bersama TNI dan Satpol PP Kawal Pilkakon di Enam Pekon
Kajari Pringsewu Dukung HPN dan Porwanas 2027, Siap Ramaikan PWI Running
Dihadiri Menteri Pertanian, Pesta Rakyat Petani 2026 Dipusatkan di Pringsewu
Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak
Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren
Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

UMP Lampung 2027 Belum Dibahas, Disnaker Tunggu Aturan Baru

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Berita Terbaru

Lampung

UMP Lampung 2027 Belum Dibahas, Disnaker Tunggu Aturan Baru

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:28 WIB