Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan, Ombudsman RI Kumpulkan Stakeholder

Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk memastikan sinergitas antar stakeholder pelayanan kesehatan, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga tingkat lanjutan benar-benar terlaksana dengan baik, Ombudsman RI adakan pertemuan Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kamis (4/10).

Menurut Ketua Bidang Pembinaan Ombudsman Republik Indonesia, Dadang Suharma Wijaya, pelayanan kesehatan bisa dikatakan baik bila sistem layanan, rujukan, baik yang umum mauoun BPJS semua benar-benar berjalanan sebagaimana mestinya.

\”Karena itu kami mengundang seluruh stakeholder fasilitas kesehatan dan stakeholder pengawasan kesahatan. Kami Ombudsman memastikan agar semua aduan yang masuk dalam instansi tersebut mendapat tanggaoan dan layanan yang baik pula. Karenanya kedua instansi ini harus sinergis,\” ucapnya.

Baca Juga  Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun begitu lanjut Dandang, pihaknya menginginkan Ombudsman menjadi pilihan terakhir untuk penyelesaian permasalahan yang terjadi di masyarakat. \”Bagaimanapun instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakata yang lebih utama untuk menyelesaikan persoalan apapun dengan masyarakat, karenanya kami mendorong agar setiap instansi memiliki unit pengelola pelayanan yang jalan. Unit ini adalah roh pelayanan publik, bukan tugas tambahan,\” tegasnya.

Baca Juga  1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

\"\"

Dadang mengakui ketersedian SDM untuk mengelola pelayanan masih menjadi kendala di setiap instansi, namun hal itu masih bisa diedukasi dengan berbagai pelatihan.

\”Kekurangan SDM di bidang kesehatan terutama dokter memang sangat diperlukan, akan tetapi jangan sampai dilupakan juga ada bagian khusus di instansi kesehatan yang juga tidak kalah penting seperti elektro medic yang bertugas untuk mengecek alat-alat kesehatan,\” ucapnya.

Baca Juga  Eva Bawa Semangat Kolaborasi dari Rakernas APEKSI

Tak lupa Dadang juga mengatakan, meskipun aduan dari bidang kesehatan banyak masuk ke Onbudsman namun itu bukan indikator pelayanan kesehatan yang buruk. \”Banyaknya aduan bukan berarti buruk, bahkan bisa berarti pelayanan itu sudah sampai ke masyarakat, tinggal kurang memuaskan,\” tutupnya (Aby)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB