Partai Politik Harus Berbenah Manfaatkan Bonus Demografi

Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Prodi Magister Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung, Hertanto Ph.D menjadi narasumber dalam acara Bawaslu Bandarlampung di Hotel Arnes, Rabu (20/10). Foto: Netizenku.com

Ketua Prodi Magister Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung, Hertanto Ph.D menjadi narasumber dalam acara Bawaslu Bandarlampung di Hotel Arnes, Rabu (20/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Partai politik dituntut berbenah melakukan regenerasi kepemimpinan dengan memanfaatkan bonus demografi.

Regenerasi kepemimpinan ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada partai politik.

Hasil survei nasional yang dilakukan Indikator terhadap 1.200 responden pada 17-21 September 2021 menemukan tingkat kepercayaan masyarakat pada partai politik di bawah 50 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut hasil survei Indikator terhadap sembilan lembaga:

1. Tentara Nasional Indonesia (90)
2. Presiden (82)
3. Kepolisian Republik Indonesia (71)
4. Komisi Pemberantasan Korupsi (65)
5. Kejaksaan (61)
6. Majelis Permuyawaratan Rakyat (57)
7. Dewan Perwakilan Daerah (52)
8. Dewan Perwakilan Rakyat (50)
9. Partai Politik (48).

Salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat kepercayaan pada partai politik adalah banyaknya politisi yang menjadi pelaku korupsi.

Berdasarkan catatan KPK RI sepanjang 2004 hingga Januari 2021, ada 417 politisi yang menjadi pelaku korupsi. Terdiri dari Anggota DPR/DPRD (274), Gubernur (21), dan Wali Kota/Bupati/Wakil (122) orang.

Baca Juga: Apakah Demokrasi Melahirkan Koruptor?

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru