oleh

PAD Melejit, Herman Dukung Pengusaha Muda Berkarya

Bandarlampung (Netizenku.com): Dibawah kepemimpinan Walikota Bandarlampung, Herman HN, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota (Pemkot) Bandarlampung di tahun 2019 berkisar Rp800 miliar. Angka tersebut begitu melejit dibandingkan pada tahun 2010 silam yang berkisar Rp 85 miliar.

Tidak menutup kemungkinan, melejitnya angka tersebut merupakan hasil daripada pajak usaha milik para pengusaha yang ada di kota setempat. Hal itu diungkapkan Herman HN saat membuka Musyawarah Cabang ke-VI Himpunan Pengususha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandarlampung di Hotel Sheraton, Rabu (17/7).

Baca Juga  Kerjasama Anggota Forkopimda Kunci Sukses Pembangunan Lampung

Kendati demikian, Herman HN mengatakan bahwa Pemkot Bandarlampung sangat mendukung pengusaha muda dalam mengembangkan bisnisnya untuk berkarya. Sebab, menurutnya hadirnya para pengusaha dapat membantu perkembangan dan pembangunan Kota Bandarlampung itu sendiri.

Selain itu, menurutnya jika pengusaha semakin banyak maka akan membantu juga pemerintah setempat dalam mengatasi angka pengangguran, kemiskinan dan juga perekonomian. Bahkan, dikatakanya, dengan tertekannya angka kemiskinan maka akan menekan juga angka kejahatan di Kota Tapis Berseri.

“Makanya saya seneng dengan pengusaha kaya raya yang ikut membangun kota Bandarlampung, silahkan. Saya ingin maju daerah ini, kalau bukan kita siapa lagi. Saya ingin maju. Provinsi Lampung harus maju. Kota Bandarlampung harus maju. Coba dilihat saya kaya orang mabok aja dikit-dikit ngebangun. Karena supaya maju. Karena saya ingin maju dan masyarakat sejahtera.” kata Herman.

Baca Juga  Aksi Sweeping Aparat Kepolisian di Lampung Dikecam

Sementara, Ia mempersilahkan siapun, terkhusunya kalangan pemuda untuk dapat memulai bisnis dengan catatan tidak melanggar peraturan. “Semisal mau buka café, hotel, restoran saya izinkan. Tapi, tidak melanggar aturan. “ tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Herman HN juga mengingatkan kepada para pengusaha muda yang ada di Kota Tapis Berseri agar dapat terus berkonsentrasi dalam mengembangkan bisnisnya. Lebih penting, Herman juga mengingatkan agar para pengusaha muda menjauhi narkoba.

Baca Juga  Warkop WAW, Kopi Tak Hanya Soal Rasa Tapi Manfaat

“Pengusaha ini punya dua penyakitnya kalo gak perempuan ya judi. Sering saya sampaikan, jika anak-anak sudah kena narkoba. Hancur. Biar kita kalo bahasa Lampung mengor.  Saya ada permintaan sedikit kepada HIPMI,  terpilih ketua baru ayolah sekarang buat masjid.” ujarnya. (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *