Nunik Sambut Tantangan Jokowi, Vaksinasi 300 Ribu Perhari

Redaksi

Sabtu, 11 September 2021 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim yang akrab dipanggil Nunik, menyambut baik tantangan Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat capaian vaksinasi di Lampung.

Setelah sebelumnya sukses menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Kantor DPW PKB Lampung pada Jumat, 3 September 2021, kini vaksinasi menyasar santri di pondok pesantren.

Baca Juga: PKB Lampung Gelar Vaksinisasi Covid-19 Massal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percepatan vaksinasi dilakukan lewat program yang diusung PKB “Vaksin Indonesia Bangkit”. Program ini merupakan instruksi dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Ami.

Pelaksanaan program Vaksin Indonesia Bangkit dilakukan perdana di Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Sabtu (11/9).

Sasaran penerima vaksin Covid-19 mulai dari santri, guru, hingga masyarakat umum di sekitar pondok pesantren.

Baca Juga  Wali Kota Metro Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung

“Alhamdulillah pemerintah pusat juga memberikan perhatian penuh, setelah kedatangan presiden kemarin, kita ditantang untuk 300 ribu dosis perhari,” kata Nunik yang juga Wakil Gubernur Lampung saat meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi di Lampung, Nunik: Pak Presiden tambahin vaksinnya!

Nunik mengaku PKB Lampung siap berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Bumi Ruwa Jurai karena antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi selalu tinggi.

Nunik Sambut Tantangan Jokowi, Vaksinasi 300 Ribu Perhari
Santri Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, antusias mengikuti “Vaksin Indonesia Bangkit”, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Dari sejumlah pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan PKB Lampung, sasaran penerima vaksin selalu melebihi kuota.

“Sebenarnya kita siap karena di Lampung ini seperti di Abdul Moeloek, kuota berapa yang daftar berapa, selalu melebihi target. Di partai juga begitu, tidak hanya PKB ya (melaksanakan vaksinasi), semua juga mendapatkan antusiasme dari masyarakat,” ujar dia.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong ASN Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Nunik menjelaskan target vaksin di Provinsi Lampung sejumlah 14 juta dosis. Namun, baru sekitar 2 juta dosis vaksin yang disalurkan ke masyarakat.

Acara vaksinasi di Pondok Pesantren Darussalamah, dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Lampung Ela Siti Nuryamah, Ketua DPC PKB Lampung Timur Dawam Rahardjo, anggota DPRD Lampung Timur Akmal Fatoni, Ahmad Basuki, Sukartini, Gunardi, dan pengurus DPC PKB Lampung Timur, dan Perempuan Bangsa.

Wakil Ketua DPW PKB Lampung, Ela Siti Nuryamah, mengatakan PKB Lampung sengaja menyasar santri, kiai, guru, dan masyarakat yang ada di sekitar pondok pesantren dengan harapan kekebalan kelompok segera terbentuk, sehingga Lampung bisa bebas dari pandemi Covid-19.

Ela mengatakan PKB mengajukan kepada pemerintah sebanyak 1.000 dosis vaksin Covid-19 pada setiap titik pelaksanaan vaksinasi di seluruh Lampung.

Baca Juga  Antusiasme Warga dan Siswa Sambut Presiden Prabowo di Stadion Pahoman Bandar Lampung

“Di Lampung melalui program Vaksin Indonesia Bangkit, kita laksanakan di pondok-pondok pesantren, yang perdana di Lampung kita laksanakan di Ponpes Darussalamah Braja Dewa ini. Selanjutnya akan menyusul di ponpes yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung,” jelasnya.

Mengingat antusiasme masyarakat tinggi, anggota DPR RI dari Fraksi PKB ini berharap pelaksanaan di kabupaten/kota lain segera berjalan.

“Vaksinasi di Ponpes Darussalamah ini animonya tinggi sekali, bukan hanya di sini, kemarin ketika di DPW PKB Lampung juga tinggi, hanya saja kuota vaksin kita terbatas, sehingga banyak yang tidak terakomodir. Masyarakat sebetulnya sudah memahami pentingnya vaksinasi ini,” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak
Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak
Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras
Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat
DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif
Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas
Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen
Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:49 WIB

Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:18 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:04 WIB