Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, menyoroti antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Provinsi Lampung akibat terbatasnya pasokan solar bersubsidi.
Lampung (Netizenku.com): Menurutnya , antrean yang terjadi hampir setiap hari menjadi indikasi bahwa kebutuhan solar bersubsidi di Lampung jauh lebih besar dibandingkan kuota pasokan yang tersedia.
“Kelangkaan solar itu sebenarnya karena kebutuhan kita sangat tinggi, sementara pasokan yang tersedia belum mencukupi. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga menyebabkan kemacetan di sekitar SPBU,” ujar Kostiana, Selasa (30/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, antrean kendaraan yang semula hanya berada di area SPBU kini meluber hingga ke badan jalan. Bahkan, di sejumlah titik, kendaraan mengantre di kedua sisi jalan sehingga memperparah kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kostiana menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah bersama PT Pertamina perlu segera mengambil langkah konkret agar distribusi dan ketersediaan solar bersubsidi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung.
“Kami berharap ke depan antrean solar bisa lebih tertib dan Pertamina dapat mencukupi kebutuhan pasokan BBM di Provinsi Lampung, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh solar dan kemacetan di sekitar SPBU dapat diatasi,” tegasnya.
Kostiana juga meminta adanya evaluasi terhadap kuota distribusi solar bersubsidi di Lampung. Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat harus diimbangi dengan penambahan pasokan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terus terganggu akibat antrean panjang di SPBU. (*)








