Naas.. Buruh GGP Tewas Tersangkut Elevator

Redaksi

Senin, 16 April 2018 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com):
Sungguh tragis yang dialami Ngadiman (40), warga Dusun II Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Seorang buruh harian lepas PT.GGP PG IV yang berlokasi di Desa Rantau Jaya Udik II, Kecamatan Sukadana ini, harus meregang nyawa akibat kecelakaan kerja, Senin (16/4).

Diduga korban tewas ketika baju korban tersangkut pada AS penggerak elevator pemilah mahkota nanas. Karena tak sanggup melepaskan baju yang tersangkut, tubuh korban terbawa putaran As elevator dan kepalanya terbentur dinding bak penampungan mahkota nanas.

Akibat dari kecelakaan kerja tersebut, tubuh korban dan kepala terbentur dinding kotak pemilah mahkota buah nanas milik PT. GGP PG IV tersebut menjadi luka lebam. Guna mendapat visum, mayat korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anang selaku Legal dan CSR PT.GGP PG IV saat ditemui di RSUD Sukadana menjelaskan, bahwa korban meninggal berawal ketika baju korban tersangkut pada AS penggerak mesin pemilah mahkota nanas. Mungkin saat baju korban tersangkut di As penggerak, korban tak sanggup melepaskan baju yang tersangkut, sehingga tubuh korban ikut terbawa putaran As. Akibatnya kepala korban jadi terbentur dinding bak penampungan mahkota nanas. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,\” ungkapnya.

Baca Juga  Dugaan Dana BOS Dipotong 6 Persen Selama 2019-2024, Sahdana Desak Audit SMK Way Kanan

Anang lebih lanjut mengatakan, Ngadiman merupakan salah seorang buruh harian lepas PT.GGP PG. Maka tentu, sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang menimpa korban, pihak perusahaan akan memberikana santunan kematian bagi keluarga korban, dan biaya rumah sakit sampai acar pemakaman juga akan ditanggung perusahaan. \”Kemudian, sebagai bentuk perhatian, perusahaan akan memberikan prioritas  bagi istri atau keluarga korban bila ingin bekerja di PT.GGP PG IV. Perusahaan akan memprioritaska keluarga korban kalau mau akan bekerja di PT.GGP PG IV,\” ungkapnya.

Baca Juga  32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Sementara, Cahyono, Kepala Dusun II Desa Sukadana mengatakan, korban ini merupakan seorang bapak yang memiliki dua anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Sampai saat ini Istri korban masih shock mengetahui kejadian yang dialami suaminya. \”Tadi ketika kami ajak ke Rumah Sakit Sukadana untuk membawa jenazah suaminya, Ia belum sanggup untuk ikut,” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB