Oknum Dosen Fakultas Dakwah Diduga Todongkan Sajam pada Atasan

Redaksi

Senin, 22 Juli 2019 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Setelah heboh dengan kelakuan dosen berinisial BDR di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Lampung yang melakukan pungli pada beberapa waktu lalu, kini fakultas tersebut juga tercoreng oleh ulah dosen yang diduga melakukan pelanggaran akademis.

Berdasarkan pengaduan-pengaduan mahasiswa, oknum dosen tersebut menerima jasa pembuatan skripsi yang bernominal sekitaran Rp 3,5 juta. Atas perilaku tersebut, salah seorang mahasiswa berinisial SPS (20) mengutarakan protes dan meminta oknum dosen itu untuk di tindak.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

\”Dosen ini kabarnya banyak mengerjakan skripsi kakak tingkat saya dengan nominal yang tidak kecil. Kalaupun mahasiswa tersebut bersedia membayar, ini tetap jelas tindakan yang melanggar hukum dan norma pendidikan kita,\” kata dia saat di temui di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi pada Senin (22/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, mahasiswa berinisial CR (20), yang juga mengenyam pendidikan di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Lampung, menyatakan bahwa oknum dosen tersebut pernah memicu keributan antardosen lantaran berebut ruang belajar.

\”Ini jelas tidak bisa menjadi contoh tauladan bagi kami selaku peserta didik. Kabarnya dia juga dalam 16 kali pertemuan persemester, hanya masuk 2 sampai 3 kali,\” ujarnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Berdasarkan pernyataan mahasiswa yang berhasil dimintai keterangan, oknum tersebut pernah menodongkan senjata tajam kepada salah satu kepala jurusan di Fakultas Dakwah dan belum mendapatkan tindakan apa-apa.

\”Kami minta oknum dosen tersebut harus ditindak secara tegas, karena kami tak ingin memiliki dosen semacam itu. Baik dekan dan rektor harus bsegara menyikapi kejadian ini,\” tegasnya. (Red)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027
Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB