oleh

Belasan Alat Elektronik Rusak, PLN Abaikan Keluhan Warga

Bandarlampung (Netizenku): Sebagian warga Jalan Cengkeh, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Kedaton, mengalami kerugian dengan rusaknya belasan alat elektronik dengan dugaan tegangan listrik yang tidak stabil.

Hingga berita ini diturunkan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) tak kunjung memberikan penanganan, padahal warga sudah 2 kali melaporkan kejadian tersebut.

Muhyasin (50) warga sekitar, mengatakan kejadian itu berawal sejak Kamis (22/2), lalu tegangan listrik beberapa rumah mengalami penurunan daya. \”Dari hari Kamis listrik itu redup terang, sebelumnya tidak ada masalah,\” kata dia saat ditemui pada Minggu (25/2).

Baca Juga  Launching Krakatau Festival, Menpar Puji Pariwisata Lampung

Menurut warga sekitar, sumber tegangan yang turun terjadi pada salah satu tiang listrik yang mengakomodir listrik ke sekitar lima rumah warga. \”Hanya sekitar lima rumah ini saja yang mengalami spanning listrik. Akibatnya belasan alat elektronik kami jebol, mulai dari laptop, tv, casan ponsel, dan kipas angin,\” tuturnya.

Diketahui pasca kejadian itu, warga telah melaporkan kejadian tersebut sebanyak dua kali pada Sabtu (24/2) dan Minggu (25/2).

Baca Juga  Polda Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Mantan Supir Bupati Lampura

Sementara, Juhan (45) warga yang juga telah melapor ke pihak PLN, mengaku dirugikan lantaran dirinya taat membayar listrik. \”Kami sudah melapor dengan nomor laporan O0W771L. Tapi belum ada juga tanggapan dari pihak PLN. Warga merasa dirugikan dengan hal ini, karena kita kan bayar listrik juga,\” imbuhnya.

Kemudian, salah seorang anak kost dilokasi kejadian, Azzy (20) berharap PLN segera menindaklanjuti keluhan warga. \”Segera ditindaklanjuti dengan solusi, sehingga warga tidak mengalami kerugian tambahan. Kalau begini kan kami rugi, sudah bayar listrik masa iya barang kami rusak juga,\” kata mahasiswa Unila ini.(Agis)

Baca Juga  Lampung Terbanyak, BMKG Dapati 22 Titik Panas di Sumatera

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *