Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Meiri Hartika Sari, mengatakan meninggalnya pegawai Pemprov Lampung pun menjadi tanggung jawab besar BKD Lampung.
“Pegawai ini dari dia CPNS, kemudian pensiun, sampai dia meninggal harus kita layani. Jangan sampai ada pegawai yang dirugikan,” kata dia Kepala BKD Lampung, Meiri Hartika Sari, kepada tim Media Kreator Siber Indonesia (M-Kreasi) pada saat melakukan audiensi, Senin (14/8).
Dengan dasar itu, untuk memudahkan urusan kepegawaian, BKD mengimplementasikan digitalisasi pelayanan kepegawaian Lampung yang bertajuk Sistem Aplikasi Pelayanan Pegawai Terpadu (SAPPT)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Urusan pelayanan pegawai, baik pengajuan cuti, pensiun, maupun pelayanan kepegawaian lainya tidak perlu lagi melampirkan berkas fisik. Hanya tinggal mengakses SAPPT secara digital, maka semua layanan yang berkaitan dapat dinikmati merata oleh seluruh pegawai Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.
“Jika ada data yang tidak lengkap dapat dilihat melalui aplikasi. Kita juga punya aplikasi induk SIMPEDU yang dapat mengakses seluruh urusan kepegawaian secara digital. Jadi tidak ada lagi berkas pegawai yang slip, karena sudah dilayani secara digital,” lanjut dia.
Pada tahun 2022, BKD Lampung berinovasi dengan menyiapkan alat dashboard yang ditempatkan tepat didepan Kantor BKD Lampung untuk melayani urusan kepegawaian secara digital di Kantor BKD Lampung.
Inovasi-inovasi dalam meningkatkan pelayanan optimal bagi pegawai berbuah apresiasi Pemerintah Pusat RI saban tahun. Dimulai pada tahun 2019 Pemprov Lampung diganjar BKN Award lantaran telah menggunakan sistem CAT dalam seleksi CPNS.
Kemudian, karena BKD Lampung konsen melakukan pembenahan data secara digital, pada 2020 Pemprov Lampung kembali menerima penghargaan berkategori pemerintah yang komunikatif, responsif, dan konsisten dalam penyediaan data publikasi.
Tidak berhenti disitu, pada 2021 melalui inovasi Dasboardnya, Pemprov Lampung mengantongi penghargaan implementasi kinerja penilaian.
“Dan tahun 2022 kemaren. Kita mendapatkan 4 penghargaan sekaligus. 3 penghargaan BKN Award, dan penghargaan merit top operasi terkait penggunaan sistem merit,” tuturnya.
Terbaru, pada 2023 BKD Lampung menerima penghargaan terkait capaian implementasi penerapan kinerja kerja. Yang mana penghargaan tersebut diperoleh melalui evaluasi tahunan BKN.
“Pada dasarnya semua inovasi untuk memudahkan urusan pegawai. Harapannya pegawai di Provinsi Lampung mempunyai kinerja yang baik,” tutupnya. (Luki)








