Modal 2 Ribu, Bisa Naik Bus Kelilingi Kota

Redaksi

Selasa, 19 Maret 2019 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung akan meluncurkan armada bersubsidi, akan dikenakan tarif 2 ribu rupiah dengan rute Terminal Rajabasa – Terminal Panjang.

Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, Pemerintah Kota Bandarlampung telah menetapkan biaya transportasi senilai 2 ribu rupiah dengan rute Terminal Rajabasa – Terminal Panjang, \”baik jauh dan dekat mulai dari Rajabasa hingga panjang hanya dikenakan tarif 2 ribu saja.\” ujar Herman, Selasa (19/3).

Ia melanjutkan, dalam peninjauannya mengungkapkan, target renovasi seluruh halte di Kota Bandarlampung pada (18/3) telah selesai dalam perbaikan.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herman HN berharap, dengan adanya bus tersebut mampu membantu memudahkan dan mensejahterakan masyarakat Kota Bandarlampung, terutama dalam bidang transportasi.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung, Ahmad Husna mengatakan, saat ini Dishub Kota Bandarlampung tengah melalukan peninjauan terhadap 38 halte yang tersebar di Kota Bandarlampung. “Mulai hari ini kita tinjau halte-helte. Kalau ada yang rusak kita perbaiki demi kenyamanan penggunaan,” ungkapnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

\”Terkait oprasional bus bantuan Kementerian Perhubungan tersebut, secepatnya setelah perizinannya selesai, setelah STNK dan BBKP keluar maka akan segera kita laksanakan uji coba.\” kata dia.

Ia mengungkapkan, pemberhentian bus trans Bandarlampung ini hanya menggunakan halte-halte yang digunakan Bus Rapit Transit (BRT) sebelumnya. Akan tetapi, bus trans Bandarlampung hanya berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang pada setiap halte saja.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Kita wajibkan naik turun penumpang di halte, biar lebih teratur. Maka dari itu halte-halte yang dilalui kita perbaiki dan bagusin,” ucapnya.

Husna mengungkapkan, armada tersebut dikelola oleh Koprasi Ragom Gawi milik Pemerintah Kota Bandarlampung. \”kami hanya mengawali operasionalnya saja, setelah ia beroperasi dan mulai berbayar itu yang akan mengelola koperasi ragom gawi.\” ungkapnya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB