MKDKI Putuskan 4 Dokter RS Urip Sumoharjo tak Bersalah, Kuasa Hukum: Aneh Banyak yang Janggal

Redaksi

Selasa, 16 Juli 2019 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com):  Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) membacakan putusan nomor registrasi atas pengaduan : 08/P/MKDKI/III/2017 tentang kasus pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran kepada pasien atas nama Upik Roslina yang dilakukan pihak dokter dari Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

Pembacaan putusan dilakukan di Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Selasa (16/7/2019).

Teradu dalam kasus ini adalah spesialis penyakit dalam, Ridwan Irawan,  spesialis penyakit mata, Helmi Muftar, Suharsono, Spesialis penyakit syaraf dan spesialis penyakit kulit dan kelamin, Yulisna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam putusannya, Ketua sidang, Dodi Firmanda membacakan putusan bahwa para teradu tidak melakukan pelanggaran disiplin kedokteran, karena mereka mengambil kesimpulan bahwa para dokter yang menangani pasien tidak melakukan pelanggaran disiplin kedokteran dan telah menyampaikan informasi kepada keluarga pasien secara utuh.

Terkait putusan tersebut, pihak advokad yang dalam hal ini menjadi pengadu merasa kecewa, karena dari keterangan yang dibacakan ketua sidang, pihaknya merasa ada poin-poin yang melanggar aturan kedisiplinan kedokteran.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau

\”Ada kejanggalan antara keterangan yang diberikan para ahli dan putusan ketua sidang. Para ahli menyampaikan syndrome steven jhonson tidak muncul secara mendadak, akan tetapi ada gejala-gejala yang dapat dilihat dan pasien harus di isolasi, namun dokter yang menangani tidak melakukan isolasi,\” ucap Hery Rio Saputra

Rio melanjutkan, salah satu poin aduan yang disampaikan adalah para dokter tidak memberikan informasi utuh kepada keluarga pasien, hal ini dibuktikan dengan keterangan teradu 4 yang mengatakan pihaknya telah mengatahui ada gejala steven syndrome, namun ia enggan memberi tahu pihak keluarga dengan alasan keluarga tidak mengetahui gejala syndrome tersebut.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

\”Inikan janggal, kalau memang keluarga tidak tahu, harusnya diberitahu bukan didiamkan, lantas darimana muncul keterbukaan informasinya,\” tegas Rio.

Langkah kedepan lanjut Rio, pihaknya akan melakukan pengajuan permintaan salinan putusan sidang kepada Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sembari menyusun langkah-langkah kedepannya.

\”Kita masih menunggu salinan putusan, juga berkomunikasi dengan keluarga pasien terkait kelanjutan kasus ini,\” tutupnya. (Aby)

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB