Masih Simpan Kaos Deklarasi Damai Tanpa Politik Uang, Irwan Kesbangpol: Saya Muak!!

Redaksi

Rabu, 18 Juli 2018 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Praktik money Politic di Pilgub Lampung lalu, merusak nilai demokrasi di Lampung.

Hal ini tentunya membuat miris bahkan muak sebagian besar pihak maupun masyarakat yang mengikuti proses ajang pemilihan lima tahunan tersebut.

Seperti halnya diungkapkan Kepala Kesbangpol Lampung, Irwan S. Marpaung yang mengaku terenyuh sekaligus muak menyimak Pilgub Lampung 2018. Sebab, dengan adanya money politik, penanganan konflik sosial Pilkada di Lampung melorot ke peringkat tiga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Saya muak. Kita jangan mengelabui, membohongi, diri sendiri tentang apa yang terjadi pada Pilgub Lampung,” ucapnya, saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Tim Pansus DPRD Lampung, Rabu (18/7).

Dalam kesempatan itu, Irwan juga  menunjukkan kaos yang dipakainya saat deklarasi pilkada damai lalu bersama para paslon kepada pansus politik uang DPRD Lampung.

”Pada saat itu, saya bangga melihat semangat para paslon berkomitmen untuk menciptakan pilkada damai. Namun, kenyataannya, pilkada jadi polemik berkepanjangan seperti ini,” ucap dia, prihatin.

Irwan mengutip pernyataan pansus dan tim ahlinya, Eddy Rifai dan Ari Damastuti, habis uang negara, pengaduan dimana-mana, video yang viral kok gak ada eksyen Bawaslu Lampung.

Dia mengaku sempat muak ikut rapat penyelenggara pilkada. Irwan mengumpamakan pelaksanaan Pilgub Lampung 2018 seharusnya seperti kebanggaannya melihat wasit Piala Dunia antara Perancis versus Kroasia. Wasit memutuskan setelah melihat dari semua sudut.

\"\"

Sementara itu, Ketua Tim Pansus DPRD Lampung, Mingrum Gumay, mengatakan akan mengumpulkan hasil laporan dari Kesbangpol terkait Pilgub Lampung. \”Kita hanya mendengar hasil penyampaian dan pandangan dari Kesbangpol terkait Pilgub Lampung. Tentunya, ini akan kita pelajari dahulu,\” ucap dia.

Untuk langkah selanjutnya, kata Mingrum, pihaknya bakal memanggil aparat kepolisian dalam hal ini Polda Lampung, Kejaksaan maupun BPK RI untuk menagudit keuangan lembaga penyelenggara Pemilu. (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:24 WIB

Wabup Pringsewu Ikuti Rakor Nasional Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Senin, 26 Januari 2026 - 20:16 WIB

Pemkab Pringsewu Dorong Hilirisasi Singkong Lewat Workshop Mocaf Berbasis Klaster Berkelanjutan

Senin, 26 Januari 2026 - 20:13 WIB

Bupati Pringsewu Tekankan Kepemimpinan Berbasis Amanah pada Seminar Kepala OPD

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:40 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Karang Taruna Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:24 WIB

Hari Keempat, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Mbah Kaliman di Pringsewu

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:21 WIB

Sepuluh Personel Polres Pringsewu Terima Satya Lencana Pengabdian dari Presiden RI

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:17 WIB

Wabup Umi Laila Pimpin Rakercab XI Gerakan Pramuka Pringsewu 2026

Berita Terbaru

Lainnya

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:29 WIB

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:27 WIB