Malam Ini, APFL Berkolaborasi dengan GueAriGaleri dan TFCA Bedah Rimba Sumatera

Redaksi

Sabtu, 6 Juli 2019 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Aliansi Pewarta Foto Lampung (APFL) berkolaborasi dengan galeri foto GueAriGaleri, serta Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera, menggelar acara edukatif bertajuk #ngobrolbukufoto Before too Late (Sumatera Forest Expedition).

Acara yang berlangsung di Woodstairs Cafe, Jalan Urip Sumohardjo 24, Sukarame, Bandarlampung, Sabtu (6/7), mulai pukul 19.00 WIB akan langsung dihadiri fotografer sekaligus penulis buku Before too Late Regina Safri serta pemilik galeri foto GueAriGaleri yang juga seorang fotografer Ari Andi Setiadi.

Satu pembicara lagi yang juga akan memberikan perspektifnya adalah Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim.
Acara tersebut juga akan dimoderatori oleh mantan host Kompas TV Lampung dan juga penyiar di Radio Elshinta, Intan Pradina.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua pelaksana acara #ngobrolbukufoto, Perdiansyah mengatakan, acara tersebut terbuka untuk umum dan tidak berbayar alias gratis.

\”Sebenarnya, acara ini berawal dari obrolan ringan beberapa kawan jurnalis di meja kopi yang konsen dengan dunia foto jurnalis,\” kata Perdiansyah dalam siaran persnya yang diterima Netizenku.com, Sabtu (6/7).

Sejalan dengan obrolan itu, mereka mendapat tawaran dari Rere (panggilan Regina Safri) untuk menggelar acara bedah buku, kata dia yang juga kontributor Agence France-Presse (AFP) tersebut.

\”Dengan modal Bismillah, kami mencoba untuk mewujudkan rencana itu walaupun dalam waktu yang terbatas, hanya dua minggu. Alhamdulillah mendapat dukungan juga dari Ibu Wagub Nunik,\” ucap mantan jurnalis foto Tribun Lampung tersebut.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Rere yang dihubungi memberikan gambaran singkat mengenai proses pembuatan buku Before too Late tersebut.

\”Dulu, di dalam benak saya, hutan adalah rumah yang nyaman bagi margasatwa. Hutan adalah rumah untuk berkembangbiak bagi tumbuhan dan satwa liar. Namun kini, bayang-bayang kedamaian belantara seisinya itu perlahan meredup,\” ujar Rere.

Bagi kehidupan liar, imbuhnya, hutan justru berubah menjadi sumber ancaman. Bagaimana tidak, di rumah sendiri, satwa liar diburu, disakiti, dan dimusnahkan oleh orang-orang yang bernafsu menguasai dan memiliki. Pohon-pohon besar yang menjadi sumber energi kehidupan juga dibabati.

\”Rasa ingin tahu saya mendesak untuk menyelinap ke rimba Sumatera. Diselimuti rasa penasaran, saya memulai ekspedisi hutan Sumatera di awal 2013. Bermodal tekad dan semangat, setapak demi setapak, saya menjelajahi hutan, mulai dari Aceh hingga Lampung, selama 3 tahun lebih,\” kata Rere lagi.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Merangkai berbagai kisah dan pengalaman susur hutan di Sumatera yang tentunya tak cukup bila dituangkan seluruhnya dalam buku tersebut. Kekaguman terhadap kharisma dan rasa terima kasih kepada alam semesta, membuat Rere merasa kecil saat memasuki rimba raya.

\”Saya sadar, saya hanya manusia biasa yang tak bisa berbuat banyak. Tapi kelak saya akan menyesal jika tak berbuat apa-apa untuk hutan Indonesia,\” tandas Rere. (Leni/rls)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB