Malam Ini, APFL Berkolaborasi dengan GueAriGaleri dan TFCA Bedah Rimba Sumatera

Redaksi

Sabtu, 6 Juli 2019 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Aliansi Pewarta Foto Lampung (APFL) berkolaborasi dengan galeri foto GueAriGaleri, serta Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera, menggelar acara edukatif bertajuk #ngobrolbukufoto Before too Late (Sumatera Forest Expedition).

Acara yang berlangsung di Woodstairs Cafe, Jalan Urip Sumohardjo 24, Sukarame, Bandarlampung, Sabtu (6/7), mulai pukul 19.00 WIB akan langsung dihadiri fotografer sekaligus penulis buku Before too Late Regina Safri serta pemilik galeri foto GueAriGaleri yang juga seorang fotografer Ari Andi Setiadi.

Satu pembicara lagi yang juga akan memberikan perspektifnya adalah Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim.
Acara tersebut juga akan dimoderatori oleh mantan host Kompas TV Lampung dan juga penyiar di Radio Elshinta, Intan Pradina.

Baca Juga  Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua pelaksana acara #ngobrolbukufoto, Perdiansyah mengatakan, acara tersebut terbuka untuk umum dan tidak berbayar alias gratis.

\”Sebenarnya, acara ini berawal dari obrolan ringan beberapa kawan jurnalis di meja kopi yang konsen dengan dunia foto jurnalis,\” kata Perdiansyah dalam siaran persnya yang diterima Netizenku.com, Sabtu (6/7).

Sejalan dengan obrolan itu, mereka mendapat tawaran dari Rere (panggilan Regina Safri) untuk menggelar acara bedah buku, kata dia yang juga kontributor Agence France-Presse (AFP) tersebut.

\”Dengan modal Bismillah, kami mencoba untuk mewujudkan rencana itu walaupun dalam waktu yang terbatas, hanya dua minggu. Alhamdulillah mendapat dukungan juga dari Ibu Wagub Nunik,\” ucap mantan jurnalis foto Tribun Lampung tersebut.

Baca Juga  HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur

Rere yang dihubungi memberikan gambaran singkat mengenai proses pembuatan buku Before too Late tersebut.

\”Dulu, di dalam benak saya, hutan adalah rumah yang nyaman bagi margasatwa. Hutan adalah rumah untuk berkembangbiak bagi tumbuhan dan satwa liar. Namun kini, bayang-bayang kedamaian belantara seisinya itu perlahan meredup,\” ujar Rere.

Bagi kehidupan liar, imbuhnya, hutan justru berubah menjadi sumber ancaman. Bagaimana tidak, di rumah sendiri, satwa liar diburu, disakiti, dan dimusnahkan oleh orang-orang yang bernafsu menguasai dan memiliki. Pohon-pohon besar yang menjadi sumber energi kehidupan juga dibabati.

\”Rasa ingin tahu saya mendesak untuk menyelinap ke rimba Sumatera. Diselimuti rasa penasaran, saya memulai ekspedisi hutan Sumatera di awal 2013. Bermodal tekad dan semangat, setapak demi setapak, saya menjelajahi hutan, mulai dari Aceh hingga Lampung, selama 3 tahun lebih,\” kata Rere lagi.

Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Merangkai berbagai kisah dan pengalaman susur hutan di Sumatera yang tentunya tak cukup bila dituangkan seluruhnya dalam buku tersebut. Kekaguman terhadap kharisma dan rasa terima kasih kepada alam semesta, membuat Rere merasa kecil saat memasuki rimba raya.

\”Saya sadar, saya hanya manusia biasa yang tak bisa berbuat banyak. Tapi kelak saya akan menyesal jika tak berbuat apa-apa untuk hutan Indonesia,\” tandas Rere. (Leni/rls)

Berita Terkait

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri
Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344
Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil
Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:14 WIB

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:09 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:46 WIB

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB