Lurah Bikin Gaduh Pilwakot Bandarlampung

Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal. Foto: Ist

Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com) : Lampung Memantau menyesalkan sikap lurah yang menghalang-halangi sosialisasi kandidat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung.

Dalam video yang viral di tengah-tengah masyarakat belakangan ini, terlihat lurah dengan brutal menghalangi sosialisasi kandidat.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Kedamaian, Gulak Galik, dan terakhir di Enggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Lampung Memantau Yan Barusal menduga video tersebut sengaja disebarkan untuk membuat gaduh masyarakat Kota Bandarlampung.

\”Anehnya lagi hal ini seperti sudah direncanakan karena sikap lurah yang brutal tersebut tidak lama berselang diikuti oleh lurah-lurah yang lain,\” kata Yan, Kamis (6/8) sore.

Sementara dalam aturan, lanjut pria asal Lampung Barat ini, tidak ada yang melarang adanya sosialisasi.

\”Seperti yang sudah dijelaskan Bawaslu Kota Bandarlampung kemarin bahwa yang melakukan sosialisasi seperti Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar (petahana) \”diperbolehkan\” selama ia belum ditetapkan sebagai calon oleh KPU,\” ujarnya.

Dalam video yang tersebar terlihat sikap lurah yang main hakim sendiri. Lurah menghalang-halangi Yusuf Kohar dan timnya melakukan sosialisasi.

\”Seharusnya kalau memang ada temuan di lapangan, adanya ajakan terlebih paksaan untuk memilih salah satu bakal calon, lurah tersebut bisa melapor kepada Panitia Pengawas yang bertugas di daerah tersebut agar ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,\” ujarnya dalam rilis yang diterima Netizenku.com.

\”Bukan dengan membubarkan secara sepihak tanpa landasan hukum yang jelas karena memang bukan wewenang lurah dalam urusan pilkada menentukan benar atau salah.\”

Yan berharap ada video klarifikasi yang disampaikan oleh lurah-lurah tersebut kepada  masyarakat Kota Bandarlampung.

\”Karena hal tersebut berakibat pada tidak kondusifnya Pilkada Bandarlampung dan hal ini jelas merugikan citra salah satu pihak, yang akan berkompetisi dalam ajang kontestasi pilwakot setelah ditetapkannya pasangan calon oleh KPU nanti,\” tegasnya. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Senin, 2 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:46 WIB

SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:44 WIB

Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:21 WIB

Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB