Lebih Sehat Telur Setengah Matang atau Matang? Simak

Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Saat ini bisa dikatakan telur adalah sumber protein terbaik. Dengan harga yang tak terlalu mahal, telur bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Telur juga mudah diolah dan bisa dikonsumsi berbagai rentang usia.

Telur mungkin bisa dikatakan sebagai menu andalan masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Hasil olahannya cocok dihidangkan untuk makan pagi, siang, dan malam. Ada yang menyukai matang sempurna atau setengah matang.

Sebagian masyarakat Indonesia yakin, telur yang dikonsumsi mentah atau tak terlalu matang mengandung lebih banyak nutrisi.

Hal tersebut tidak benar dan berisiko mengakibatkan keracunan (food poisoning).

\”Dikonsumsi matang lebih aman bagi tubuh dalam kondisi sehat atau sakit,\” kata praktisi gizi dan kebugaran Jansen Ongko, Jumat (7/9/2018).

Baca Juga  32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Risiko food poisoning lebih besar pada orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Kondisi ini biasanya ditemukan pada orang yang sedang sakit, lansia, dan anak. Efeknya mulai dari sakit perut, muntah, dan buang air besar beberapa kali.

Telur yang dimasak telah melalui predigesting yang memudahkan proses pencernaan.

Proses memasak tidak mengubah kandungan nutrisi dalam telur. Tentunya telur jangan dimasak terlalu matang (overcooked) atau dengan terlalu banyak minyak. (dtc/lan)

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB