Lamteng Diterjang Puting Beliung

Redaksi

Minggu, 17 Maret 2019 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Bencana alam angin puting beliung kembali melanda Lampung Tengah (Lamteng). Kali ini angin puting beliung terjadi di Dusun III Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman, Minggu (17/3) sekitar pukul16.00 Wib.

Atas peristiwa ini sedikitnya ada enam bangunan warga yang roboh satu diantaranya gudang produksi meuble berukuran 50×20 meter.

Subagio warga setempat kepada awak media mengatakan, peristiwa angin puting beliung berlangsung cepat. \”Dua puluh menitan kejadiannya (angin puting beliung). Banyak bangunan warga yang roboh, ada gudang meuble sama pagar Pure (tempat ibadah) yang ikut roboh,\” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Lamteng, Guntur Nafitupulu saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, BPBD bersama Dinas Perumahan dan Pemukiman, serta Dinas Sosial setempat akan segera turun ke lokasi untuk tinjau lapangan.

\”Kita bersama tim gabungan akan segera turun kelokasi untuk melakukan perhitungan kerugian akibat dampak bencana tersebut,\” jelasnya.

Menurutnya, sesuai dengan perbup besaran bantuan yang diberikan kepada korban bencana angin puting beliung yakni Rp15 juta untuk bangunan rusak berat, Rp7,5 juta rusak sedang dan Rp2,5 rusak ringan. \”Disamping itu akan diberikan bantuan sembako dan kebutuhan dasar seperti beras, mie instan, minyak goreng, tikar, dan peralatan madi cuci,\” ujarnya.

Untuk diketahui, bencana angin puting beliung sebelumnya telah melanda Dusun I Kampung Rama Dewa , Kecamatan Seputih Raman pada Kamis (14/3) lalu.

Salah satu warga Kampung Rama Dewa I Gede Indra Kusuma mengatakan, bahwa di wilayahnya puluhan rumah rusak parah. Dimana atap rumah serta kandang ternak rata secara keseluruhan.

\”Ini memang bencana yang luar biasa mas. Dimana suasana saat bencana angin puting beliung sangat mencekam dan menakutkan. Sebab, dunia seperti mau hancur saja,\” katanya

Kepala Kampung (Kakam) Rukhti Harjo Gunawan menjelaskan, musibah yang mencekam itu berlangsung sekira pukul 19.15 Wib. \”Kejadian itu bisa diperkirakan berlangsung selama 2 jam. Angin kencang di sertai petir yang membuat puluhan rumah di Kampung Rukhti Harjo hancur berantakan. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa,\” katanya. (Subrata)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB