BERBAGI
Lampung Memantau Cermati Proses Adjudikasi Hipni-Melin
Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Hipni-Melin Haryani Wijaya resmi mengajukan permohonan penyelesaian sengketa ke Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan, Senin (28/9) kemarin.

Sebelumnya kedua pasangan tersebut pada penetapan pasangan calon (paslon) pada 23 September 2020 dinyatakan tidak lolos oleh KPU setempat karena tidak memenuhi syarat, berdasarkan keputusan KPU Lamsel nomor 60/HK.03.1-Kpt/1801/KPU-Kab/IX/2020.

Menanggapi persoalan tersebut Yan Barusal selaku Ketua Lampung Memantau mengatakan bahwa dalam menyelesaikan persoalan tersebut Bawaslu Lampung Selatan harus menegakkan hukum yang berlaku.

Menurut Yan, semua proses dalam pilkada sudah ada aturan yang mengaturnya.

“Saya berharap dalam persoalan tidak diloloskannya bakal pasangan calon Hipni-Meilin oleh KPU, Bawaslu harus menjalankan fungsinya dengan baik. Yaitu, dengan tetap menjaga integritasnya sebagai lembaga yang netral dan tidak memihak,” kata Yan.

“Selain itu Bawaslu sebagai lembaga negara tidak boleh terintervensi oleh pihak manapun yang akan berpotensi menghilangkan kepecayaan publik kepada lembaga Bawaslu tersebut, dan dalam menjalankan fungsinya Bawaslu Lampung Selatan tetap harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan Pilkada 2020 yang berlaku,” lanjut dia.

Dalam persoalan Hipni-Melin, ujar Yan, publik tengah menunggu hasil keputusan Bawaslu yang akan melaksanakan Musyawarah Terbuka (Adjudikasi) menindaklanjuti laporan sengketa yang diajukan oleh Bapaslon Hipni-Melin.

“Untuk itu, kami Lampung Memantau mengingatkan agar Bawaslu bersikap objektif dalam mengambil keputusan dengan mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 7 ayat 2 huruf (g) yang sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU Nomor 6 Tahun 2020 dan juga harus mengacu pada PKPU Nomor 9 Tahun 2020 Pasal 4 ayat 1 huruf (f).

Selain itu Bahwa juga berdasarakan putusan pengadilan Nomor :582/Pid.B/2014/PN. Tjk jo. Putusan Nomor 122/Pid/2014/PT.Tjk bahwa dalam putusan tersebut bakal pasangan calon Wakil Bupati Melin Haryani J yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

“Namun Kita semua tentu yakin dan percaya bahwa Bawaslu bisa membuktikan dirinya sebagai lembaga yang hadir untuk masyarakat dalam upaya mewujudkan proses demokrasi yang bersih di Lampung Selatan,” tutupnya. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here