KPU Tak Diskualifikasi Yusuf Kohar-Tulus Purnomo

Redaksi

Senin, 7 Desember 2020 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusuf Kohar (kiri) saat di KPU Kota Bandarlampung pada Minggu (6/12) malam. Foto: Netizenku.com

Yusuf Kohar (kiri) saat di KPU Kota Bandarlampung pada Minggu (6/12) malam. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Yusuf Kohar-Tulus Purnomo lolos dari sanksi pembatalan atau diskualifikasi sebagai pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandarlampung Tahun 2020.

Paslon nomor urut dua ini diduga terlambat menyampaikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang berakhir pada Minggu (6/12) pukul 18.00 WIB. Hal ini sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada.

Dan berdasarkan Pasal 34 ayat (2), Pasal 52, Pasal 53, Pasal 54, dan Pasal 56 Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2017 dan dipertegas kembali oleh Keputusan KPU No. 454/HK.03-Kpt/03/KPU/IX/2020 diatur bahwa pasangan calon menyampaikan LPPDK kepada KPU Provinsi atau KPU kabupaten/kota paling lambat pukul 18.00 waktu setempat melalui Sistem Dana Kampanye (Sidakam) Online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusuf Kohar yang datang ke Kantor KPU Bandarlampung, Minggu (6/12) malam sekira pukul 21.00 WIB mengaku dokumen masuk sudah diterima pukul 17.40 WIB.

\”Namanya online system kan ada masalah. Diserahkan pada pihak konsultan. Dokumen masuk sudah diterima 17.40 WIB tapi backup datanya baru 18.10 WIB. Kan sistem komputerisasi,\” kata dia.

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triadi usai rapat koordinasi terkait pilkada bersama unsur Forkopimda di Lingkungan Pemkot setempat mengatakan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo dianggap tidak melewati batas waktu pelaporan LPPDK.

\”Setelah kami konsultasikan ke KPU Provinsi dan KPU RI, sikap mereka penerimaan LPPDK ini dianggap tidak melewati waktu,\” kata Dedy, Senin (7/12).

KPU Bandarlampung telah meminta klarifikasi dari paslon, tim penghubung, dan partai politik pendukung pada Minggu (6/12) malam dan melaporkan secara tertulis kepada KPU RI dan Provinsi hasil dari penerimaan berkas di 6 Desember dari pagi sampai sore pukul 18.00 WIB dan penanganan terkait dengan keterlambatan submit tersebut.

\”Terkait dengan laporan upload ke Sidakam, di dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2017 mengatur penyerahan LPPDK secara manual, belum menggunakan aplikasi Sidakam,\” ujar dia.

Dedy menjelaskan aplikasi Sidakam baru diatur dalam Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2020, namun peraturan itu tidak menyebutkan terkait dengan kondisi gangguan jaringan.

\”Hal itu diatur dalam petunjuk teknis, jika terkendala upload difasilitasi oleh helpdesk sampai pukul 00.00 WIB,\” katanya.

Untuk kondisi terkendala jaringan, paslon bisa menyerahkan secara manual sesuai hasil konsultasi dengan KPU Provinsi dan KPU RI sebagai bentuk atensi dan supervisi.

\”Kemarin itu mereka terkendala saat upload hingga pukul 18.00 WIB dan akhirnya terupload dan disubmit pukul 18.10 WIB.

Dari hasil klarifikasi diketahui kronologis upload LPPDK dimulai pukul 17.10 WIB dan pukul 17.40 WIB terkendala jaringan hingga pukul 17.59 WIB, namun tim paslon tetap berupaya.

\”Sampai akhirnya terkirim tapi belum tersubmit, kalau data itu sudah masuk di pukul 17.59 WIB. Tersubmit itu pukul 18.10 WIB. Itu kendala teknis karena proses upload se-Indonesia,\” ujar Dedy.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut pada pukul 18.30 WIB.

\”Saya juga baru tahu pukul setengah tujuh malam itu. Saya langsung menuju kantor KPU dan memang ditemui KPU mengklarifikasi pasangan calon terkait dengan keterlambatan pelaporan LPPDK,\” kata Candra.

Dirinya juga berkonsultasi secara berjenjang dengan Bawaslu Provinsi.

\”Yang kita lihat ini kan bukan hanya ketepatan tapi ada enggak berkas yang diserahkan juga, ternyata memang ada,\” ujar dia.

Candrawansah mengatakan pihaknya secara formal telah mengingatkan paslon terkait kepatuhan pelaporan LPPDK agar tepat waktu.

\”Malah kemarin itu, Minggu (6/12) pukul 12.28 WIB, saya menginformasikan kepada pasangan calon, agar jangan terlambat dalam menyusun LPPDK. Ini kalau terlambat dan tidak bisa diterima, ya bisa jadi pembatalan,\” katanya.

Saat ini, Bawaslu sedang melakukan kajian terkait pemberian sanksi kepada KPU Bandarlampung dan paslon terkait dugaan adanya kelalaian dalam menyosialisasikan pelaporan LPPDK.

\”Ini yang akan kami konsultasikan dengan Bawaslu Provinsi. Kalau dugaan ini terbukti, tentu harus ada sanksinya kepada pihak KPU atau pasangan calon,\” ujarnya.

\”Ini pasti ada keteledoran dari pasangan calon kenapa harus last minute, akan kami pleno kan,\” lanjut dia.

Berdasarkan data KPU, dua paslon lainnya, Eva Dwiana-Deddy Amarullah mengunggah LPPDK ke Sidakam pukul 07.19 WIB, sementara Rycko Menoza-Johan Sulaiman pukul 10.17 WIB. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB