Khoir: Pemilih Tetap Berkerumun di TPS Jika Tak Disiplin Waktu

Redaksi

Rabu, 2 Desember 2020 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020, Rabu (18/11) pagi, di Mako Brimob Polda Lampung. Foto: Netizenku.com

Simulasi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020, Rabu (18/11) pagi, di Mako Brimob Polda Lampung. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengingatkan masyarakat pemilih Pilkada Serentak 2020 di 8 Kabupaten/Kota masih bisa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos surat suara tanpa surat pemberitahuan atau C.Pemberitahuan pada 9 Desember mendatang.

\”Sepanjang dia masuk daftar pemilih tetap (DPT), walaupun tidak mendapatkan C.Pemberitahuan, tetap masih bisa memilih. Jangan sampai ketika masyarakat tidak dapat itu, ada yang merasa tidak berhak memilih,\” kata Khoir di Hotel Sheraton Bandarlampung, Selasa (1/12).

Dia mewanti-wanti agar C.Pemberitahuan tidak disampaikan kepada orang yang tidak berhak sehingga rentan disalahgunakan.

\”Kita mengingatkan C.Pemberitahuan betul-betul didistribusikan, karena itu berbasis TPS dan didistribusikan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),\” ujar Khoir.

Baca Juga  Bawaslu Bandarlampung Terbitkan Buku Tata Kelola dan Dinamika Penanganan Pelanggaran Pilkada

Dia menilai pendistribusian surat pemberitahuan semestinya tidak ada kendala pada sisi teknis, karena 7 anggota KPPS membagikan formulir C.Pemberitahuan untuk maksimal 500 orang per-TPS dalam 7 hari.

\”Bisa jadi dalam satu rumah itu ada 6 mata pilih. Kemudian ada pembagian waktu memilih, kita harus antisipasi bersama ketika masyarakat kita tidak disiplin waktu,\” kata dia.

Dalam rapat bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Gedung Pusiban Kantor Gubernur, Senin (30/11), Khoir menyampaikan kemungkinan masih adanya kerumunan warga di TPS.

\”Kemungkinan untuk terjadi kerumunan itu masih ada. Jangan sampai KPPS tidak melayani pemilih yang seharusnya mencoblos pukul 08.00 WIB tetapi datang pukul 09.00 WIB. Hal-hal teknis begini kadang jadi persoalan di TPS-TPS, karena dari sisi pemahaman sumber daya manusia, setiap KPPS kan tidak sama,\” pungkas dia.

Baca Juga  Bawaslu: Selama Tahapan Kampanye 24 ASN Disanksi

KPU Kota Bandarlampung sejak Senin (30/11) hingga Selasa (8/12), mulai membagikan undangan memilih formulir C.Pemberitahuan kepada masyarakat.

Ketua Divisi Program dan Data KPU Bandarlampung, Ika Kartika, mengatakan C.Pemberitahuan akan diturunkan secara berjenjang.

“KPU akan menurunkan C.Pemberitahuan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk diverifikasi kemudian diturunkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) per-TPS untuk dibagikan kepada warga,” kata Ika, Senin (30/11).

Selanjutnya KPPS akan menyampaikan surat pemberitahuan, waktu dan TPS kepada pemilih yang masuk dalam DPT dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Guru Besar IPDN: Musuh Pilkada Itu Politik Uang

Saat membagikan C.Pemberitahuan, KPPS sekaligus menyosialisasikan agar datang ke TPS pada waktu yang telah ditentukan.

“Bagi warga yang sudah meninggal kami instruksikan C.Pemberitahuan dikembalikan ke KPU. Sementara warga yang sulit ditemui kita berharap dengan 7 anggota KPPS dan 2 Petugas Ketertiban TPS dapat saling bantu di satu TPS. Semoga bisa maksimal terdistribusikan,” katanya.

Pembagian waktu kedatangan ke TPS untuk menghindari kerumunan dan tidak menghilangkan hak pilih warga. Apabila waktu yang ditentukan dalam C.Pemberitahuan sudah terlewati, warga masih bisa menggunakan hak suaranya. (Josua)

Berita Terkait

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA
Ratusan Warga Antusias Ikuti Senam Sehat Iyay Mirza
BPM Bergerak Sosialisasikan RMD
Sapa RMD Bersinergi dengan Program Iyay Mirza untuk Menghidupkan UMKM dan Mengurangi Pengangguran
Bawaslu Lampung Imbau Masyarakat Tetap Rukun Meski Berbeda Pilihan 
Deklarasi Pekon Pengawasan Partisipatif, Upaya Bawaslu Tingkatkan Partisipatif Masyarakat 
Bawaslu Lampung Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif di Lamtim 
Walikota Minta ASN dan Warga Waspada Politik Uang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:02 WIB

Pemprov Bakal Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan ke 79 di Kota Baru

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:43 WIB

Pj Gubernur Lampung: ASN Harus Memiliki Kemauan Untuk Maju

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:30 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Pengembangan Subsektor Peternakan

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:40 WIB

Pj Gubernur Lampung Kukuhkan Mighrul Lappung Bersatu

Selasa, 16 Juli 2024 - 16:27 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Komitmen Serius dalam Pengelolaan PKB dan BBNKB

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:16 WIB

Hingga Saat Ini Tidak Ditemukan Kecurangan PPDB di Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 15:43 WIB

Ombudsman Lampung Atensi Tidak Terjadi Perundungan Selama MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Berita Terbaru

Pj Bupati Tubaba M Firsada, memberi arahan kepada para ASN di lingkup Pemkab setempat pada apel bulanan, Rabu (17/7/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Sepekan, Tubaba Raih Berbagai Prestasi Tingkat Nasional

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:39 WIB

Lampung Tengah

Tim Divkum Polri Pantau Implementasi HAM di Polres Lampung Tengah

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:20 WIB