Ketua DPRD: Pansus Bakal Profesional

Redaksi

Rabu, 11 Juli 2018 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal menanggapi santai terkait adanya aksi dari elemen masyarakat mengatasnamakan Barisan Rakyat Peduli Lampung yang menolak adanya pembentukan pansus pembahasan money politic, di DPRD Lampung.

“Menurut saya itu sah-sah saja jika ada elemen masyarakat yang pro dan kontra atas pembentukan Pansus ini. Karena setiap orang memiliki pendapat dan pemikiran masing-masing,” kata Dedi, Rabu (11/7).

Sebagai lembaga perwakilan masyarakat, kata dia, DPRD Provinsi Lampung memiliki tugas dan tanggungajawab, salah satunya menjalankan fungsi pengawasan. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa tinggal diam saat melihat masyarakat gaduh dengan adanya gerakan penolakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apalagi hasil rapat dengar pendapat dengan Kapolda, Kejati, Bawaslu, KPU beberapa waktu lalu, terungkap juga adanya dugaan tindak pidana, pemilu,” ujarnya.

Kata Dedi, Pansus akan mendalami dan membuktikan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan money politic di pilgub Juni lalu. Karena, ia menilai bahwa dugaan pelanggaran ini mengganggu kualitas demokrasi di Bumi Ruwa Jurai.

“Pansus akan menggali itu, apabila tidak terbukti, maka kita rekomendasi tidak terbukti. Tetapi jika terbukti, maka akan kita teruskan ke lembaga terkait. Jadi tidak perlu kekhawatiran dari banyak pihak. Biarkan lembaga bekerja dan jangan sampai masyarakat gaduh bahkan bisa terjadi gesekan,” ucapnya.

Pihaknya berjanji akan mengawal dan memperkuat lembaga lain apabila ada temuan kejanggalan, ketidaksesuaian saat digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi.

“Tentunya Pansus juga akan memberikan rekomendasi yang menjadi keputusan DPRD saat laporan pansus itu disetujui dalam paripurna,” pungkasnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:54 WIB

Pasca Banjir, Bupati Pringsewu Turunkan Alat Berat Bersihkan Drainase

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:39 WIB

Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama PWI Pringsewu

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Berita Terbaru

Pesawaran

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Minggu, 1 Mar 2026 - 07:57 WIB

Lampung Barat

Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Minggu, 1 Mar 2026 - 07:33 WIB

Tanggamus

Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:43 WIB

Pringsewu

Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama PWI Pringsewu

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:39 WIB