Ketimpangan Jalan di Lampung Melebar, Kabupaten Tertinggal

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Lampung tengah menghadapi ketimpangan infrastruktur jalan yang kian mencolok antara wilayah kota dan kabupaten. Data kemantapan jalan kabupaten/kota tahun 2025 menunjukkan rata-rata baru mencapai 49,85 persen, menandakan lebih dari separuh jalan di tingkat daerah dalam kondisi tidak mantap.

Lampung (Netizenku.com): Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan yang kerap terhambat akibat infrastruktur jalan yang kurang memadai.

Di sisi lain, jalan provinsi mencatat tingkat kemantapan mencapai 79,79 persen. Capaian ini menunjukkan adanya kemajuan di level provinsi, namun sekaligus menegaskan kesenjangan signifikan dengan kondisi jalan kabupaten/kota.

Baca Juga  Pemprov Lampung Canangkan Zona Integritas di BKD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketimpangan juga terlihat jelas antara wilayah perkotaan dan kabupaten. Di Bandar Lampung, kemantapan jalan mencapai 96,42 persen, sementara Metro berada di angka 71,11 persen.

Memasuki wilayah kabupaten, capaian cenderung lebih rendah. Lampung Barat menjadi yang tertinggi dengan 59,05 persen, diikuti Lampung Timur (57,00 persen), Pesawaran (55,28 persen), dan Lampung Selatan (54,96 persen).

Sejumlah daerah bahkan berada di bawah 50 persen, seperti Pringsewu (47,73 persen), Lampung Utara (46,67 persen), Lampung Tengah (46,10 persen), Pesisir Barat (44,52 persen), Tanggamus (44,16 persen), serta Tulang Bawang Barat(43,90 persen).

Baca Juga  Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan

Kondisi paling memprihatinkan terjadi di wilayah dengan tingkat kemantapan rendah, seperti Way Kanan (30,41 persen), Mesuji (30,12 persen), dan Tulang Bawang (20,28 persen). Di daerah ini, jalan tidak lagi sekadar penghubung, tetapi menjadi hambatan utama aktivitas masyarakat.

Secara administratif, jalan kabupaten/kota merupakan kewenangan pemerintah daerah. Namun, ketimpangan ini mencerminkan perbedaan kapasitas fiskal, prioritas pembangunan, serta lemahnya pemeliharaan infrastruktur di sejumlah wilayah.

Baca Juga  Pemprov Lampung Susun Roadmap ETPD 2026–2028, Bidik Prestasi TP2DD 2026

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada mobilitas, tetapi juga pada ekonomi daerah. Biaya logistik meningkat, harga barang menjadi lebih mahal, akses layanan dasar terganggu, dan potensi investasi terhambat.

Ketimpangan kemantapan jalan ini pada akhirnya memperlihatkan adanya kesenjangan pembangunan yang semakin lebar. Tanpa langkah korektif yang serius, kondisi ini berisiko menciptakan dua wajah pembangunan di Lampung wilayah perkotaan yang berkembang pesat dan kabupaten yang tertinggal dalam keterbatasan infrastruktur. (*)

Berita Terkait

Giri Akbar, Kunjungan Wapres Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Koperasi IJP Gandeng Kelompok Tani Lampung Timur Kembangkan Magot Bernilai Ekonomi
Targetkan Sejuta Pohon, REI Komitmen Wariskan Lingkungan Hijau untuk Generasi Masa Depan
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban
Jalan Mulus hingga Perbatasan, Gubernur Lampung Resmikan Groundbreaking Ruas Brabasan-Wiralaga
Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pencegahan
Inovasi RMDku, Cara Lampung Dongkrak Akurasi IPM
Sekber Konstituen Dewan Pers Segera Gelar Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Ke Mana?”

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB