Kesadaran Masyarakat Dinilai Penting Atasi Sampah di Teluk Lampung

Redaksi

Rabu, 26 Juni 2019 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Belum ada penanganan insentif mendalam terhadap permasalahan sampah yang terus berdatangan, terkhususnya di wilayah pesisir Kota Bandarlampung. Dalam hal ini kesadaran masyarakat dinilai paling penting guna mengatasi permasalahan tersebut.

Terkait persoalan sampah ini, Walikota Bandarlampung, Herman HN mengungkapkan, pihaknya hingga kini terus berupaya mengatasi sampah tersebut. Namun, sampah tak kunjung dapat teratasi. Sebab menurutnya sampah tidak hanya berasal dari penduduk setempat, melainkan sampah juga berasal dari wilayah lain.

\”Bukan kurang bersih. Saya bersihinnya nggak ngerti lagi. Ya kalian lihat sendirilah saya bersihinnya gimana, laut sungai. Nah ini saya enggak ngerti lagi cara bersihinnya gimana, tapi kan ini sampah dari luar Kota Bandarlampung. Dari Kalianda dari tanggamus Dari pesawaran.\” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sempat disinggung terkait perda guna menegaskan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan namun Herman HN mengungkapkan bentuk keprihatinannya kepada rakyat, \”Kita buat perda juga percuma juga, kita mau menghukum ya nggak bisa juga, mau denda juga kasian rakyat kecil. Serba salah kita ini.\” ungkapnya.

Dalam hal ini, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu menyatakan bahwa pengatasan sampah ini dapat diselesaikan jika adanya bantuan dari masyarakat, yakni kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

\”Kita sadarkan kepada masyarakat. Supaya nggak buang dikali. Ya kota sudah banyak yang tertib. Namun yang di kali masih. Yang rumah dipinggir kali lempar-lempar aja. Nah ini.\” kata Herman HN usai menghadiri rapat paripurna DPR Kota Bandarlampung dalam rangka mempringati HUT ke-337 Bandarlampung, Senin (17/6).

Baca Juga  Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat

Serupa, meski pembersihan rutin seringkali dilaksanakan, mulai dari pemerintah setempat, Polri, bahkan LSM/NGO/Komunitas di bidang lingkungan, hingga warga sekitar, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung menilai membangun kesadaran masyarakat terkait persoalan sampah di kawasan pesisir Teluk Lampung, Sukaraja, Bandarlampung itu penting.

Sebab, dikatakan Direktur Walhi Lampung, Hendrawan, sekadar membersihkan sampah dinilai tidak menyelesaikan persoalan.

Ia mengatakan, pihaknya pernah melakukan pemberdayaan masyarakat pesisir agar tak membuang sampah di laut, membersihkan dan membuang sampah yang telah menumpuk tidak akan menyelesaikan masalah. Hal ini sudah pernah disampaikan Walhi kepada pemerintah setempat.

Menariknya, pengakuan dari salah seorang warga yang berdekatan langsung pada muara yang berada di pesisir Kota Bandarlampung, tepatnya di pantai yang akrab disebut Ancolgen, Jalan Ikan Kembung, Gudang Agen, Telukbetung Selatan.

Baca Juga  BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Ridwan Rais

Dalam hal ini, ia mengungkapkan, sampah yang menumpuk di sekitar pantai merupakan hasil muntahan dari muara atau sungai. Selain itu, sampah akan lebih meningkat jika terjadi hujan terus menerus. Hal serupa yang terjadi di Pulau Pasaran, sebab lokasi yang bersebrangan dengan pantai Ancolgen itu pun mendapatkan kiriman sampah dari sungai.

\”Ya sampah ini dari muara itu, nah ini memang sering dibersihkan sama pemuda kalau nggak komunitas, tapi memang gak terlalu rutin. Nah ini kalau udah dibersihin besok sudah ada lagi, apalagi kalau ujan. Nah makin cepet dia banyaknya.\” kata Tris, salah seorang pengembala kambing di lokasi tersebut, Rabu (26/6). (Adi)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI
Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB