Kepala BLPBJ Angkat Bicara Soal Zona Merah Pengadaan Barang dan Jasa

Redaksi

Rabu, 3 Juli 2019 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditugaskan dalam urusan pengadaan barang dan jasa berupa tender ataupun paket, Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) terus berupaya untuk memperbaiki pelayanan.

Kepala BLPBJ, Zainal Abidin mengatakan, zona merah yang diberikan sebagai nilai pengadaan barang dan jasa sudah seharusnya menjadi pembelajaran bagi kita semua. \”Nah perbaikan itu bisa dilaksanakan jika semua memiliki kesamaan tekad untuk perbaikan,\” ucapnya.

Ditanya mengenai hacker yang meretas web Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE), Zainal mengakui hal itu terjadi karena belum ada pengamanan yang maksimal. \”Selama ini kalau ada yang meretas pihak LKPP mencoba memperbaiki semampunya, kita sangat membutuhkan pengamanan, namun lagi-lagi kita dihadapkan pada anggaran yang sangat terbatas,\” ucapnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zainal Abidin mengatakan, pihaknya telah melaporkan adanya hackerbyang meretas web LPSE, namun belum semuanya dapat ditindak. \”Sudah pernah kita laporkan ke Bareskrim, tapi belum semuanya ditindak, kita paham juga, 2 tahun terkahir kita dihadapkan pada agenda besar Pemilu, jadi konsen pihak kepolisian juga terpecah, dan mereka  butuh SDM untuk itu semua,\” ucapnya memaklumi

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selain soal pengamanan, Pokja yang mengurus 800 paket per tahun hanya terdiri dari 25 orang. \”Sangat kurang banyak, standar yang saya harapkan itu ada 40 orang, tapi mau bagaimana lagi peminatnya kurang. Resiko pekerjaannya tinggi, tunjangan yang didapat masuk dalam kategori kecil,\” jelas Zainal Abidin.

Meskipun begitu, ia menjanjikan pengadaan barang dan jasa akan tetap berjalan dengan maksimal, sambil terus memperbaiki permasalahan yang ditemui. \”Kemarin saya sudah bicara panjang lebar soal harapan diberikannyaninsentif yang sesuai dengan resiko pekerjaan, mudah-mudahan bisa dikabulkan,\” tegasnya.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Kepala BLPBJ ini juga mengatakan, target terdekatbyang ingin diselesaikan adalah penggabungan LPSE dengan BLPBJ, dan itu dapat dilakukan dengan perubahan Perda. \”Itu nanti harus dibahas lagi oleh DPRD, jadi masih juga memakan waktu yang cukup panjang,\” tutupnya. (Aby)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB