oleh

Kepaksian Pernong Harap FSB Tak Monoton dan Berskala Internasional

Liwa (Netizenku.com): Menurut rencana Pemkab Lampung Barat akan menggelar Festival Sekala Bekhak (FSB) ke-VI Tahun 2019 pada 6-11 Juli mendatang, dengan fokus kegiatan tentang adat dan budaya masyarakat Lampung Barat.

Terkait perhelatan tahunan tersebut, masyarakat adat Lampung Barat, melalui juru bicara Kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Bkhak, Seem R Canggu gelar Raja Duta Perbangsa, mengharapkan kedepan perhelatan yang melibatkan seluruh masyarakat adat di Lampung Barat tersebut, mampu membuat gebrakan.

Baca Juga  Mukhlis Basri Merajai Perolehan Suara di Lampung Barat

\”Tahun 2019 merupakan FSB ke-6, tetapi kami belum melihat perubahan agenda kegiatan, hanya rutinitas seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk itu diharapkan kedepan ada terobosan, seperti menjadikan FSB berskala nasional dengan mengundang keraton se-nusantara,\” kata Raja Duta Perbangsa, yang juga pengurus DPP FSKN (Forum Silaturahmi Kerajaan Nusantara),
Selasa (18/6).

Bahkan Raja Duta Perbangsa, mengharapkan even budaya tersebut, berskala internasional, untuk mencapai itu harus ada progres dan evaluasi terhadap perhelatan sebelumnya. Sehingga kegiatan berikutnya ada perubahan dan perbaikan.

Baca Juga  Lulus SNMPTN, Tiga Siswa Lambar Raih Beasiswa

Lanjutnya, kalau berbicara budaya di Lampung Barat tentulah adat budaya sai batin. Kalau berbicara adat budaya sai batin tidak terlepas dari Paksi Pak Sekala Bkhak yang merupakan \”Mata Air\” dari adat sai batin di nusantara khususnya di bumi Lampung.

Lampung Barat yang juga Bumi Sekala Bekhak Negeri Sai Batin, tentu dengan adanya FSB untuk rangka menyampaikan bahwa Lampung Barat menjaga kelestarian adat budaya.

Baca Juga  Edi Epriyanto Caleg Terpilih Tanpa Modal Besar

\”Kami masyarakat adat sangat berterima kasih dengan Pemkab Lampung Barat, tetapi tujuan utamanya supaya budaya Lampung Barat sebagai destinasi wisata belum tercapai secara maksimal,\” ujar, Raja Duta Perbangsa yang meminta Pemkab Lampung Barat melakukan comparative study, untuk keberhasilan FSB berskala nasional bahkan internasional. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *