Wali Kota Bandar Lampung Larang Siswa SD-SMP Bawa Ponsel, Ini Sebabnya

Redaksi

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melarang pelajar SD dan SMP di Kota Tapis Berseri untuk membawa gaway atau telepon seluler (ponsel) ke sekolah.

Menurut Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, aturan tersebut diterapkan sejak munculnya kasus-kasus aneh, dan terakhir kasus sayat tangan akibat video yang tersebar melalui gadget.

\”Sudah kita terapkan, karena banyak kasus aneh gara-gara video yang beredar di media sosial. Terakhir sayat tangan, itu merugikan diri sendiri. Kalau aturan dilanggar, sanksi pasti ada. Tapi itu nanti akan kita bicarakan lebih lanjut,\” ujarnya, usai menghadiri peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di SDN 2 Rawalaut, Enggal, Senin (15/10/2018).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Bandar Lampung, Eka Afriana mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan kepala sekolah (Kepsek), dan mengintruksikan agar pelajar SD dan SMP dilarang bawa ponsel.

\”Dari rapat tersebut, semua kepala sekolah sepakat agar melarang pelajar membawa handphone,\” ungkapnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Secara teknis, Disdik telah membentuk tim untuk melakukan pemantauan di sekolah, guna mengawasi pelaksanaan di lapangan.

\”Kami juga meminta guru-guru untuk melakukan razia barang bawaan pelajar setiap pagi,\” kata Eka.

Terkait sanksi yang diberikan, pihak sekolah dan Disdik akan memanggil orang tua murid, jika ketauan membawa ponsel.

\”Semoga dengan peraturan ini, bisa mengurangi perilaku nakal pelajar, karena memang selama ini pelajar terlalu besar menonton video di medsos,\” ujar Eka. (Agis)

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB