Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Agis Dwi Prakoso

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ist)

(Foto: Ist)

Timnas Pusat. Istilah ini muncul kala Timnas Orange berhasil mengalahkan Polandia dengan skor 2-1 pada 16 Juni lalu di laga awal Grup D gelaran Euro 2024. Terlihat rombongan konvoi pengendara sepeda motor mengibarkan bendera Belanda lengkap dengan caption “Timnas Pusat Menang” di reels Instagram saya.

Bagaimana tidak, timnas yang tampil apik di Piala Asia 2024 dihiasi pemain keturunan yang kebanyakan berdarah Indonesia-Belanda. Proyek naturalisasi oleh PSSI ini pun mendapat berbagai tanggapan netizen dan ramai menjadi diskursus hingga saat ini.

Minggu pagi Waktu Indonesia bagian Barat (7/7), laga terakhir perempat final Euro 2024 mempertemukan Belanda Vs Turki. Dua tim selain Jerman yang pertandingannya selalu saya tunggu. Jerman sebagai tuan rumah menjadi salah satu jagoan saya, sayangnya terlebih dahulu tersingkir oleh Timnas Perancis secara dramatis dengan skor akhir 1-2 di babak extra time.

Baca Juga  Tahun Baru di Bawah Bayang Siklon: Lampung Diminta Waras di Tengah Euforia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai dan catatan historis tentunya menjadi alasan saya menggemari Timas Sepakbola Belanda. Sementara itu, Turki jadi tim kuda hitam sekaligus negara muslim di ajang tersebut bersama Albania.

Laga ini tentunya cukup menyayat pendukung Turki yang memadati Olympiastadion di Berlin, Jerman. Turki yang sempat unggul pada menit 35′ lewat tandukan Samet Akaydin, tak dapat mempertahankan skor hingga akhir pertandingan. Timnas Belanda yang tak mau dipermalukan, tancap gas pasca turun minum. Kerja keras Tim Orange berbuah hasil kala umpan lambung Memphis Depay diselesaikan oleh Stefan de Vrij di menit 70′.

Baca Juga  Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas

Gol penyeimbang tersebut tentu merubah momentum. Turki yang cenderung melakukan serangan balik pasca keunggulan dibabak pertama, bermain lebih agresif dan berani mengkreasi peluang. Jual beli serangan kedua tim pada 20 menit terakhir jadi sajian menarik. Sebab cukup sering bela-belain begadang tapi alur pertandingan yang ditonton B aja.

Namun Dewi Fortuna lebih berpihak pada Negeri Kincir Angin. Hanya selang 6 menit, Denzel Dumfries memberi umpan terukur kepada Cody Gakpo hingga berbuah gol. Namun gol tersebut ditetapkan sebagai own goal Mert Muldur.

Sebenarnya Turki hampir menyamakan peluang di akhir babak kedua. Hanya saja reflek dari kiper Belanda, Bart Verbruggen menggagalkan 2 peluang dari Turki. Pemain bertahan Belanda juga mati-matian menutup peluang Turki jelang peluit panjang.

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: "Cemomot" dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka

Peluit panjang wasit yang tak dapat dihindari, memaksa hampir seluruh pemain Turki tak terkecuali Hakan Calhanoglu selaku kapten menangis di lapangan. Di sisi lain, pemain;pelatih serta official Tim Orange berlarian merayakan kelolosan ke semifinal.

Dengan hasil ini, lengkap sudah semifinalis pada gelaran Euro 2024. Spanyol melawan Perancis, sedangkan Belanda bakal menjajal kekuatan Inggris. Tentunya Belanda Vs Inggris bakal jadi pertandingan menarik bagi warga Indonesia dan Malaysia karena catatan historisnya. Malaysia sebagai negara Persemakmuran Inggris, sedangkan Indonesia selaku negara bekas jajahan Belanda. (*)

Berita Terkait

Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
Di Bawah Larangan Kembang Api, Dini Menjajakan Harapan di Ujung Tahun
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: “Cemomot” dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka
Ekonomi Tumbuh, Upah Tertahan: Lampung Kalah Berani dari Sumatera Lain
Tahun Baru di Bawah Bayang Siklon: Lampung Diminta Waras di Tengah Euforia
Ekonomi Lampung dan Ilusi Stabilitas (Bagian 3in3)
Kadalistik Kebijakan dan Produksi Citra di Lampung (Bagian 2 in 3)
Penghargaan dan Anomali Fiskal Lampung (Bagian 1 in 3)

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:51 WIB

Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:18 WIB

TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB

Lampung

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Feb 2026 - 13:38 WIB