Junanto Herdiawan Dikukuhkan Sebagai Kepala BI Provinsi Lampung

Leni Marlina

Jumat, 22 Maret 2024 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Junanto Herdiawan resmi dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menggantikan Budiyono yang kini Kepala Departemen Pengelolaan Aset Perkantoran Bank Indonesia. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, mengukuhkan Junanto secara langsung dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung atas dukungannya terhadap pelaksanaan tugas Bank Indonesia.

“Atas nama Dewan Gubemur Bank Indonesia, kami ucapkan tenma kasih kepada Bapak Gubernur Lampung beserta jajaran atas dukungannya kepada Bapak Budiyono. Semoga seluruh kerja bersama, sinergi, dan kolaborasi yang sudah terbangun bisa dilanjutkan bersama Kepala Perwakilan BI Lampung yang baru,” kata Doni Pnmanto Joewono dalam sambutannya di KPw BI Provinsi Lampung, Jumat (22/3/2024).

“Kami juga sampaikan apresiasi atas capaian kinerja unggul Provinsi Lampung dalam bidang ketahanan pangan, pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi, serta digitalisasi sistem pembayaran” lanjutnya.
Doni Primanto Joewono berharap agar Bank Indonesia Provinsi Lampung terus memperkuat peran advisory kepada stakeholders di daerah. Kinerja unggul Provinsi Lampung ini perlu diperkuat keberlanjutannya. Selain sinergi dan kolaborasi, Kepala Perwakilan BI Lampung yang baru harus memperkuat fungsi advisory kepada Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung dengan berbagai inovasi program kerja dan rekomendasi kebijakan,” ujarnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengakhiri sambutannya, Doni juga berpesan agar Bank Indonesia Provinsi Lampung terus lakukan upaya intensif dalam menjaga stabilitas harga, mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi keuangan syariah, memperluas digitalisasi sistem pembayaran, dan mengedepankan prinsip KIS (konsistensi, inovasi, dan sinergi) dalam pengelolaaan uang Rupiah.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Budiyono, kemudian ajak Junanto untuk melanjutkan kemitraan yang konstruktif dan produktif.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

“Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia telah terjalin dengan sangat baik, inovasi program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) juga membawa Provinsi Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Mesuji sebagai nomine Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik pada TPID Award 2023,” disampaikan Arinal Djunaidi dalam sambutannya.

Kuatnya komitmen, kolaborasi, dan sinergitas antara Provinsi Lampung dan Bank Indonesia ditunjukan dengan berbagai capaian kinerja ekonomi Provinsi Lampung. yang diiringi dengan pembangunan berkualitas dan terjaganya kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Pemulihan ekonomi Lampung berlangsung konsisten, tumbuh akseleratif 4,554 (yoy) pada tahun 2023, inflasi juga berhasil kita jaga pada sasarannya. Mulai hari ini, kami harapkan advisory dan kontribusi nyata dari Pak Junanto, melanjutkan yang telah dilakukan Pak Budiyono,” lanjut Arinal.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Pergantian kepemimpinan merupakan tour of duty bagi pimpinan-pimpinan di Bank Indonesia untuk memperkuat pelaksanaan tugas Bank Indonesia di berbagai aspek. Hal Ini untuk memastikan kesiapan organisasi dalam mengantisipasi dinamika lingkungan strategis yang selalu berkembang, baik isu-isu pada skala global, nasional, maupun kedaerahan.

Menuju Indonesia Maju, Bank Indonesia terus melakukan upaya-upaya sistematis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, dengan mendukung transformasi ekonomi Indonesia yang bernilai tambah dan terintegrasi. Hal tersebut dilakukan dengan beberapa strategi diversifikasi ekonomi melalui eksplorasi sumber pertumbuhan dari sektor jasa-jasa (seperti kegiatan pariwisata), ekonomi dan keuangan digital (EKD), ekonomi keuangan syariah, dan ekonomi hijau. (Rls)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Selasa, 28 April 2026 - 14:32 WIB

Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:43 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Minggu, 26 April 2026 - 17:12 WIB

Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 April 2026 - 17:04 WIB

Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:59 WIB

Wagub Jihan Ajak Ulama Mesir Perkuat Sinergi Pendidikan di Lampung

Berita Terbaru

Tersedia 10 armada (3 unit beroperasi tahap awal) dengan tarif Rp5.000 menggunakan sistem pembayaran non-tunai.(Foto: ist)

Bandarlampung

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:08 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB