Jembatan Peninggalan Belanda Siap Disulap Jadi Destinasi Wisata

Redaksi

Minggu, 30 Juni 2019 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Jembatan kuning yang merupakan peninggalan jaman Belanda, masih terlihat kokoh. Tetapi jembatan yang selama ini dikenal angker tersebut sudah tidak digunakan oleh kendaraan yang melintas di jalan lintas pantai barat Pekon Sukarame kecamatan Belalau, karena telah dibangun jembatan baru yang persis ada di sebelahnya.

Melihat jembatan yang kokoh namun terkesan kumuh, karena selain ditumbuhi rumput liar juga dijadikan tempat membuang sampah, sementara di kedua sisinya terlihat lapang sehingga dapat dimanfaatkan untuk parkir kendaraan yang berhenti.

Melihat jembatan tersebut penuh sejarah,  Sat Pol PP Lampung Barat akan menyulapnya untuk dijadikan destinasi wisata terutama bagi pengendara yang kebetulan melintas, dengan langkah awal melakukan proses pembersihan.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kasat Pol PP Lampung Barat, Henry Faisal, menjelaskan ide awal menjadikan peninggalan kolonial Belanda tersebut sebagai destinasi wisata, karena nilai sejarah dari jembatan itu sendiri, selain melihat sisi kanan dan kiri jembatan terlihat luas, sehingga saat kendaraan parkir di bahu jalan tidak akan mengganggu lalu lintas.

\”Jembatan ini nilai sejarahnya tinggi, walaupun sudah berusia puluhan tahun tetapi masih berdiri kokoh, maka sebagai bentuk inovasi Pol PP, kami bersihkan dan ke depan akan kita pasang fasilitas berupa kursi, yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, serta menyiapkan fasilitas lain termasuk untuk swafoto,\” kata Henry, Minggu (30/6).

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selain itu kata Henry, apabila tempat tersebut dijadikan rest area, berarti akan ada nilai ekonominya, maka kedepan akan difasilitasi pembuatan kios-kios, yang dapat dijadikan masyarakat setempat untuk membuka warung kopi.

\”Selama ini masyarakat yang melintas ke Liwa Lampung Barat mengenal jagung rebus kita yang manis, tetapi ciri khas tersebut sudah hilang, dengan adanya warung kopi itu nanti diharapkan masyarakat akan menyediakan penganan yang dapat dinikmati masyarakat yang mampir termasuk jagung rebus,\” harapnya.

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Untuk itu Henry, mengajak masyarakat untuk mendukung program Sat Pol PP Lampung Barat yang berslogan \”Ada Pol PP Melayani atau Ada PM\” untuk tidak membuang sampah di sekitar jembatan kuning, serta ikut menjadi fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah.

\”Kalau di sini sudah bersih, indah dan ramai, maka kita semua wajib mendukung dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas, tidak merusak nilai sejarah dan masyarakat dapat memanfaatkan untuk beraktivitas yang positif,\” tandas Henry. (Iwan)

Berita Terkait

Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting
Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru