oleh

Jamaah Muslim Hizbullah Gelar Aksi Kecam Zionis Israel

Bandarlampung (Netizenku.com): Aksi penyerangan Zionis Israel terhadap palestina semakin menjadi-jadi, provokasi di Masjid Al-Aqsha saat Shalat Idul Adha 1440 H lalu menjadi bukti.

Penyerangan tersebut tentunya membuat hati sesama umat Muslim, terkhususnya di Indonesia terluka.

Dengan demikian, Jamaah Muslimin Hizbullah Lampung mengecam keras atas serangan tersebut dengan menggelar aksi solidaritas yang bertajuk \’BelaPalestina\’ di Tugu Adipura, Bandarlampung, Rabu (14/8) sekitar pukul 12.30 WIb.

Ketua Pemuda Jamaah Muslim Hizbullah Lampung, Waliyullah, mengatakan penyerangan yang diluncurkan Israel pada Minggu 11 Agustus di Masjid Al-aqsha saat umat Muslim melakukan ibadah salat Idul Adha itu sangatlah keji.

Baca Juga  Dapat Kuota 453 CPNS, Herman HN Cuma Bisa Pasrah

Menurutnya, sebetulnya zionis sudah merencanakan sedari awal atas perebutan wilayah Yerusalem. Akan tetapi, lanjutnya, karena tertunda kurang lebih selama dua tahun, hal itulah yang membuatnya semakin membabi buta.

\”Karena kan awalnya target mereka itu 2017, tapi sampai saat ini belum bisa tercapai. Makanya semakin onvensif mereka.\” tuturnya.

Dengan aksi ini, massa yamg hadir di sini guna menyerukan dan mengingatkan kembali bahwa kepedulian umat muslim kepada masjid Al-aqsha harus terus didengungkan.

Baca Juga  Grondkaart Bukan Alas Hak Penguasaan Lahan PT KAI

\”Jadi ini merupakan kecaman keras terhadap zionis Israel dan seruan supaya kita umat Islam bersatu. Sebab ini isu pertama dan menjadi isu utama bayi umat Islam.\” terangnya.

Ia mengungkapkan, aksi tersebut akan berlanjut di Jakarta pada Jumat, (16/8) mendatang.

\”InshaAllah hari Jumat besok kita akan melakukan aksi lanjutan di Jakarta.\” ungkapnya.

Baca Juga  \"Nyolong\" Kamera Majikan, Wanita Muda ini Tertunduk Lemas Saat Disidang

Kegiatan yang diawali dengan Longmarch dengan rute yang berawalan dari Masjid Taqwa, Tanjung Karang tersebut diikuti oleh ratusan massa dari berbagai elemen pejuang dan pembela Islam yang berasal dari, Jamaah Muslim Hizbullah Lampung.

Kemudian, Forum komunikasi mahasiswa Hizbullah, Aqhsa Working Group Lampung, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (STSQABM), ukhuwah al-fatah rescue turut berpartisipasi menyemarakkan pembelaan. (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *