ITERA Berikan Beasiswa Penuh untuk Prodi Pertama di Indonesia

Redaksi

Jumat, 8 Oktober 2021 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor ITERA Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU. Foto: Dokumentasi

Rektor ITERA Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com):  Institut Teknologi Sumatera (ITERA) resmi membuka program studi (Prodi) baru yaitu Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu (TKA), yang merupakan pertama di Indonesia.

Prodi tersebut saat ini sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur seleksi khusus, dan menyediakan beasiswa pendidikan penuh bagi tiga calon mahasiswa berprestasi yang terpilih.

Rektor ITERA Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., menyebut pembukaan prodi baru tersebut merupakan bagian kontribusi ITERA dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang rekayasa tata kelola air terpadi, di Sumatera dan Indonesia yang semakin dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan izin yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atas pembukaan prodi tersebut, Rektor sangat bersyukur.

“Kami juga langsung membuka jalur pendaftaran khusus, hingga memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa yang berprestasi melalui seleksi khusus, dengan harapan perkuliahan segera dapat berjalan,” ujar Rektor, Jumat, 8 Oktober 2021.

ITERA Berikan Beasiswa Penuh untuk Prodi Pertama di Indonesia
Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Foto: Dokumentasi

Lebih lanjut, Dosen Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu ITERA,  Rahma Yanda, S.Si., M.Eng., Ph.D., menyebut Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu ITERA merupakan prodi yang mengintegrasikan ilmu, teknologi, kerekayasaan, manajemen dan tata kelola air.

Prodi ini memiliki kurikulum yang fokus pada bidang keairan, mengintegrasikan ilmu, teknologi, kerekayasaan, manajemen, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dan pemanfaatan air.

Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu pertama di Indonesia ini, mengemban misi berkontribusi pada pemberdayaan potensi alam di wilayah Sumatera khususnya, dan Indonesia serta dunia.

Melalui keunggulan dalam menyelenggarakan pendidikan sarjana di bidang rekayasa tata kelola air terpadu melalui proses pembelajaran yang berkualitas tinggi dan efisien.

Rahma menyebut, prospek kerja bagi lulusan Prodi Rekayasa Tata Kelola Air sangat terbuka, mulai dari menjadi akademisi, praktisi, dan peneliti, baik di lembaga pemerintahan maupun swasta yang berkaitan dengan bidang sumber daya air.

ITERA Berikan Beasiswa Penuh untuk Prodi Pertama di Indonesia
Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Foto: Dokumentasi

Di antaranya Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, LIPI, LAPAN, PDAM, perusahaan konsultan dan kontraktor, dan tenaga pengajar.

Pendaftaran prodi ini dibuka untuk lulusan SMA/MA jurusan IPA/ SMK atau sederajat dan Paket C yang lulus tahun 2019, 2020, dan 2021, dengan kuota mahasiswa baru angkatan pertama sebanyak 50 orang.

Calon mahasiswa juga disyaratkan tidak buta warna dibuktikan dengan surat keterangan bebas buta warna yang akan diunggah saat pendaftaran.

Beberapa dokumen pendaftaran yaitu rapor pendidikan SMA/SMK kekas XII legalisir, ijazah legalisir, dan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).

Dalam siaran pers yang diterima Netizenku.com, pendaftaran dibuka 5-10 Oktober 2021, dan seleksi akan dilakukan pada 8 – 11 Oktober 2021, wawancara : 11-12 Oktober 2021, dan awal perkuliahan akan dilaksanakan pada 18 Oktober 2021.

Informasi selengkapnya tentang pendaftaran prodi TKA ITERA dapat diakses melalui laman https://tka.itera.ac.id/ atau melalui akun instgram: @pmb.itera dan call center/WA: wa.me/+6285839171276. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB