oleh

Hujan Lebat Menyebabkan Banjir dan Tanah Longsor di Lambar

Liwa (Netizenku.com): Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Lampung Barat, menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa titik. Diantaranya banjir di Kecamatan Gedung Suriyan yang menyebabkan empat unit rumah warga rusak ringan, banjir di Kecamatan Kebun Tebu menyebabkan 18 unit rumah rusak ringan.

Selain menyebabkan banjir di beberapa pekon akibat meluapnya Way Besai, akibat tingginya intensitas hujan, di Pekon Kubuliku, Kecamatan Batu Ketulis di Pekon Batu Kebayan Kecamatan Batu Ketulis, sehingga lalulintas yang menghubungkan Bukit Kemuning Lampung Utara-Liwa Lampung Barat terganggu.

Mengetahui terjadinya bencana alam tersebut, Dandim 0422 Lampung Barat Letkol Czi Benni Setiawan, melakukan peninjauan secara langsung, dan meminta anggotanya untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa bencana.

Baca Juga  3 Perampok Sales BW Dibekuk, Satu Diantaranya Tewas Didor Polisi

\”Anggota kami telah turun langsung ke lokasi banjir dan tanah longsor, guna melakukan evakuasi terhadap korban, dan saat ini air yang menggenangi kedua kecamatan tersebut sudah mulai surut,\” kata Dandim saat meninjau langsung banjir di Pekon Purawiwitan di kecamatan Kebun Tebu, Selasa  (31/12).

Dijelaskan Benni, setelah menerima laporan adanya banjir dari luapan sungai Way Besai yang memutus jalan karena tergenang air, anggota koramil 422-06/Sumber Jaya langsung turun ke lapangan untuk membantu kesulitan yang dialami oleh warga, juga dengan sigapnya sebagai pembina desa intruksikan kepada warga dan untuk ikut membantu mengevakuasi  warga yang terjebak banjir saat melintas di jalan akibat banjir dari sungai Way Besai yang meluap.

Baca Juga  Nunik Borong Kopi Lambar

\”Anggota kami bersama masyarakat yang tidak terdampak banjir, melakukan evakuasi terhadap korban, dan TNI sebagai aparatur pelindung harus segera mengambil tindakan apabila ada masyarakat yang tertimpa musibah,\” jelas Benni.

Menurut Dandim, dirinya telah memerintahkan para Danramil, Babinsa, dan Unit Intel beserta anggota agar turun ke lapangan mengecek kondisi wilayahnya masing-masing. Diharapkan seluruh Komando kewilayahan jajaran kodim 0422/LB selalu tetap siaga dan tanggap akan perubahan cuaca yang sangat signifikan.

Baca Juga  Parosil Rolling Pejabat, Front Rakyat Lambar: Langkah Bupati Sudah Benar

\”Beberapa hari ini intensitas hujan di Lampung Barat sangat tinggi, jadi potensi terjadinya bencana sangat tinggi, untuk diminta semua anggota TNI di Lampung Baratbtetap siaga dan tanggap akan perubahan cuaca yang sangat signifikan. Maksimalkan memberikan bantuan evakuasi terhadap masyarakat bila hal itu dianggap perlu, karena dapat mengancam keselamatan masyarakat yang terkena bencana dan adakan seterilisasi tempat-tempat evakuasi penduduk,” tandasnya. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *