Herman HN: Dana Pilwakot Tidak Ada Masalah

Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Wali Kota Bandarlampung Herman HN memastikan anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandarlampung Tahun 2020 tanpa masalah.

\”Tidak ada masalah, saya sudah ketemu KPU dan Bawaslu, kemarin. Pokoknya pemilu harus berjalan lancar, enggak ada yang terhambat,\” kata Herman usai mengikuti Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota, Jumat (14/8).

\”Namun enggak bisa sekaligus karena Covid-19 ini dana kita terbatas. Tidak ada terlambat, berapa dananya kita akan support, tapi kalau bayar sekaligus tidak bisa,\” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Kamis (13/8), KPU dan Bawaslu Kota Bandarlampung mengadakan pertemuan dengan Herman HN.

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedi Triyadi mengatakan anggaran KPU yang ada saat ini hanya cukup untuk tahapan pendaftaran pasangan calon pada awal September mendatang.

Pencairan anggaran Pilwakot Bandarlampung bagi KPU, saat ini, baru 41 persen atau Rp16 miliar dari nilai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang disepakati sebesar Rp39 miliar.

\”Masih Rp23 miliar lagi. Dari anggaran itu kita butuh Rp10 miliar-an untuk logistik kampanye, sudah itu Rp13 miliar nya untuk pembayaran honor penyelenggara adhoc seperti KPPS,\” ujar Dedi.

Dalam pembahasan dana Pilkada Bandarlampung, Herman HN menyampaikan pencairan anggaran tidak bisa langsung 100 persen.

Pemerintah kota baru akan mencairkan anggaran sebesar Rp10 miliar dalam waktu dekat. \”Di Agustus ini Rp5 miliar, nanti September Rp5 miliar,\” tutup Dedi.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah mengatakan anggaran pengawasan hanya akan bertahan hingga akhir bulan ini.

Anggaran pengawasan yang direalisasikan pemerintah kota baru mencapai 37 persen dari NPHD sebesar Rp18 miliar.

Meski demikian, Candrawansah mengaku pengawasan pilkada belum menemui kendala.

\”Jadi kita masih berpikir positif, Pemerintah Kota Bandarlampung akan merealisasikan kebutuhan Bawaslu,\” kata dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB