oleh

Hari Korpri, Lambar Bakal Pecahkan Rekor Muri

Liwa (Netizenku.com) : Peringatan hari Korpri ke-51 Tahun 2022 tingkat kabupaten Lampung Barat (Lambar)  yang acara puncaknya akan digelar 29 November mendatang, diperkirakan akan memecahkan rekor Muri nasional bahkan dunia dari jumlah hadiah atau doorprise.

Pasalnya berdasarkan surat yang telah diedarkan  Dewan Pengurus Korpri Lampung Barat, Nomor : 236/41/DPKorpri-LB/2022 tertanggal 17 November, bahwa seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dihimbau menyiapkan hadiah atau doorprise, yang disesuaikan dengan jabatan.

Poin 1 yang tertuang dalam surat tersebut  seluruh staf untuk mengikuti kegiatan jalan sehat 27 November, podalam rabmenyiapkan doorprise dengan katagori pejabat eselon II berupa sepeda gunung, pejabat eselon III A dan III B berapa dispenser atau yang setara dan eselon IV serta staf berupa payung, tumbler, mangkok ata yang setara.

Baca Juga  Adri Nurcahyo Sempatkan Bercengkrama dengan Masyarakat BNS

Selanjutnya seluruh doorprise tersebut dikumpulkan paling lambat 24 November di Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. Apabila dilihat dari jumlah PNS saja dilingkungan Pemkab Lampung Barat yang mencapai 3.849 orang, maka jalan sehat dalam rangka peringatan HUT Korpri tersebut akan memecahkan rekor Muri dan dunia.

Menanggapi himbauan tersebut sejumlah PNS dari staf sampai pejabat eselon II B yang dikonfirmasi mengaku keberatan, pasalnya gaji yang mereka terima setiap bulan sudah dipotong iuran korpri, sementara selama ini mereka tidak tahu buat apa uang tersebut.

“Saya tidak akan menurut apa yang diperintahkan dalam surat tersebut, sepeda gunung itu mahal, mungkin paling murah sekitar Rp2 jutaan, sementara setiap bulan gaji saya yang saat ini golongan IV di potong langsung Rp15 ribu,” kata salah satu kepala dinas yang meminta namanya tidak di tulis.

Baca Juga  Kodim 0422 Gelar Baksos

Dia mengaku sangat berterimakasih kalau ada media yang mengangkat hal tersebut, apalagi kata dia akhir-akhir ini selalu iuran dan iuran, selain beberapa waktu yang lalu diwajibkan membeli batik garuda yang harganya selangit.

“Wan, saat ini lagi masa susah, fokus kita adalah ketahanan pangan, kenapa kami yang selalu menjadi korban, kalau memang mau mengadakan kegiatan kenapa tidak menggunakan uang iuran korpri yang setiap bulan terkumpul puluhan juta, karena gak ada kami ini yang tidak iuran kerena dipotong langsung dari gaji,” kata dia.

Baca Juga  Adipura Didedikasikan untuk Seluruh Warga

Hal yang sama disampaikan oleh salah satu pejabat eselon IIIA, yang meminta media membantu PNS Lampung Barat, karena menurut dia tidak mungkin mereka akan protes atau menolak secara langsung,  apalagi yang memberi perintah itu sangat berperan dalam memberikan penilaian terhadap jabatan yang diemban.

“Semua kena iuran Korpri, rinciannya golongan IV sebesar Rp15 ribu, golongan III sebesar Rp10 ribu dan golongan II sebesar  Rp5000, kemana uang itu kalau hanya untuk HUT saja kami masih dibebankan, sementara selama ini kami tidak pernah tahu kegunaannya. Dan yang pasti baru kali ini hal itu terjadi. (Iwan)