Harganas 2025, Lampung Teguhkan Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

Suryani

Senin, 30 Juni 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga memegang peranan fundamental sebagai pondasi utama pembangunan bangsa. Keluarga yang kokoh dan harmonis akan melahirkan generasi berkualitas yang siap menghadapi tantangan masa depan, demikian disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Lampung, Lukman Pura, saat memimpin apel mingguan dan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 di Lapangan Korpri, Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Senin (30/06/2025).

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam kesempatan tersebut, Lukman Pura membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji. Dalam sambutannya Menteri menyoroti pentingnya momentum Harganas ke-32 sebagai refleksi peran keluarga dalam pembangunan bangsa, dengan tema tahun ini “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”.

“Keluarga adalah pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan untuk bersaing di era global. Oleh karena itu, pembangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia Emas 2045 dihadapkan pada berbagai tantangan seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan revolusi teknologi. Namun, di saat bersamaan, terdapat peluang besar melalui bonus demografi dan kemajuan teknologi yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan bangsa.

Pembangunan keluarga ditekankan sebagai investasi jangka panjang yang membawa dampak positif bagi bangsa. Keluarga yang tangguh akan membentuk negara yang tangguh. Untuk itu, diperlukan implementasi program, kegiatan, dan kebijakan yang pro-keluarga, meliputi :

  1. Peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan: membekali keluarga dengan pendidikan dan keterampilan berkualitas agar mampu bersaing di era global, serta mengingatkan agar tidak terpapar pengaruh negatif teknologi digital yang berlebihan.
  2. Peningkatan kualitas kesehatan: memastikan setiap anggota keluarga tumbuh dalam standar kesehatan yang baik sejak lahir hingga tua, dengan fokus mencegah stunting dan memberikan perhatian penuh pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
  3. Peningkatan kualitas ekonomi: memastikan setiap keluarga memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan, termasuk perhatian kepada penduduk lansia agar tetap sehat dan produktif.
Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan komitmen dan kerja sama multi-pihak antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya dalam mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis. Hal ini dilakukan melalui pengembangan program pro-keluarga yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, peningkatan anggaran pembangunan keluarga, serta peningkatan kerja sama dengan stakeholder.

Dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memiliki program strategis QUICK WIN yang terdiri dari :

  1. GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting): Upaya gotong royong untuk mengatasi stunting dengan menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan 1 juta Keluarga Berisiko Stunting, melalui dukungan nutrisi, non-nutrisi, dan pemantauan kesehatan selama 1000 HPK.
  2. TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak): Penyediaan tempat penitipan anak dengan pendampingan pengasuhan terstandarisasi secara nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama bagi orang tua yang bekerja.
  3. GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia): Mendorong keterlibatan aktif ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak serta pendampingan remaja untuk menciptakan generasi berkualitas, mandiri, bertanggung jawab, optimis, dan berdaya saing.
  4. SIDAYA (Lansia Berdaya): Upaya pendampingan bagi keluarga lansia agar tangguh, sehat, mandiri, aman, dan mampu berpartisipasi sesuai minat dan potensi.
  5. SuperApps Keluarga: Layanan platform digital terintegrasi untuk berbagai layanan terkait kependudukan dan persoalan keluarga, termasuk informasi, konsultasi, dan data relevan.
Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Melalui momentum Harganas ke-32 Tahun 2025 ini, diharapkan kolaborasi, integrasi program, dan inovasi layanan dapat terus diperkuat untuk menjangkau keluarga-keluarga yang paling membutuhkan. (Diskominfotik Provinsi Lampung)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB