Gubernur Berharap Pemkot segera Sesuaikan Arah Pembangunan dengan Grand Design Aglomerasi Perkotaan

Redaksi

Kamis, 24 Juni 2021 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap penyusunan RPJMD Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2026 dapat dilakukan dengan cermat dan komprehensif, termasuk menyesuaikan arah pembangunan agar sesuai dengan grand design aglomerasi perkotaan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, yang dilaksanakan di Gedung Semergou, Komplek Kantor Pemerintah Kota Bandarlampung, Bandarlampung, Kamis (24/6).

“Sudah saatnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyesuaikan arah pembangunan Kota Bandar Lampung dengan Grand Desain Aglomerasi Bandar Lampung dalam rangka mengantisipasi kondisi kejenuhan kota akibat daya dukung dan daya tampung yang melebihi kapasitas yang ada dengan mengambil peran yang lebih besar, untuk menggerakkan dan memoderatori pembangunan wilayah dan kawasan,” ujar Gubernur, seperti disampaikan Sekdaprov Fahrizal Darminto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyusunan RPJMD itu Pemkot Kota Bandar Lampung diharapkan dapat lebih relevan menjawab permasalahan pembangunan. Diperlukan strategi dan arah kebijakan serta program yang inovatif. Selayaknya program yang dirumuskan akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara optimal.

Menurut Gubernur, Pemkot juga diharapkan memperhatikan masukan dan pertimbangan dari para pemangku kepentingan pembangunan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Selain itu, dalam penyusunan RPJMD Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2026 juga perlu diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan lainnya seperti RPJMN, RPJMD Provinsi Lampung, RPJPD Kota Bandar Lampung, RTRW, KLHS, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan perencanaan Kabupaten/Kota sekitar.

Musrenbang RPJMD Tahun 2021-2026 ini sendiri bertemakan “Bandar Lampung Sehat, Cerdas, Beriman, Berbudaya, Nyaman, Unggul, Berdayasaing Berbasis Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat”.

Sekdaprov Fahrizal menjelaskan Musrenbang RPJMD ini merupakan forum yang sangat strategis dalam menentukan perencanaan pembangunan Kota Bandar Lampung 5 tahun ke depan. Sebagaimana kita maklumi bahwa Kota Bandar Lampung merupakan salah satu dari 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang melaksanakan Pemilukada pada tahun 2020.

“Dan sebagai amanat Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Kota Bandar Lampung menyusun RPJMD yang akan menjadi pedoman pembangunan selama 5 tahun. Selain itu juga, RPJMD ini menjadi media untuk mengimplementasikan visi, misi, dan janji kerja Walikota dan Wakil Walikota terpilih, serta akan menjadi instrumen penilaian keberhasilan Pemerintah Kota Bandar Lampung,” jelas Sekdaprov Fahrizal.

Lanjut, Sekdaprov Fahrizal menjelaskan Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi hampir di seluruh negara saat ini, telah memaksa kita membuat perubahan-perubahan yang mendasar yang menuntut kita untuk meresponnya secara cepat dan tepat. Perencanaan pembangunan yang akan menentukan ke mana arah pembangunan selanjutnya, dituntut untuk lebih relevan dengan tantangan dan perubahan yang terjadi.

Baca Juga  Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

“Sebagai ibu kota dan wajah Provinsi Lampung, Bandar Lampung tentu dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang lebih dibanding kabupaten/kota lainnya. Selain soal transportasi, termasuk juga masalah kependudukan, perumahan dan kawasan permukiman, genangan banjir, ketersediaan ruang terbuka hijau, kebutuhan air bersih penataan pusat-pusat ekonomi, serta manajemen sanitasi dan persampahan yang harus terus dibenahi dan ditingkatkan,” jelasnya.

Pada bagian lain, Fahrizal menjelaskan kebijakan pembangunan antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat harus sejalan. Agregasi capaian pembangunan kabupaten dan kota, akan menentukan capaian pembangunan provinsi. Begitu juga capaian pembangunan nasional, merupakan akumulasi kinerja pembangunan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Karena itu, koordinasi dan sinergi antar-jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan.

Rancangan RPJMD Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2026 telah merumuskan Visi Bandar Lampung Sehat, Cerdas, Beriman, Berbudaya, Nyaman, Unggul Berdaya Saing Berbasis Ekonomi Untuk Kemakmuran Rakyat yang dijabarkan dalam 7 Misi.

Dalam Perumusan Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan dan Program Pembangunan agar dapat disinergikan dengan RPJMD Provinsi Lampung mendukung implementasi 33 Agenda Kerja Utama mewujudkan “Rakyat Lampung Berjaya” dalam kerangka Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong sebagaimana Visi RPJMN 2020-2024.

Baca Juga  Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Di Kota Bandar Lampung sendiri, terdapat sejumlah proyek Nasional dan provinsi yang perlu disinergikan dan didukung dalam RPJMD Kota Bandar Lampung 2021-2026. Pembangunan tersebut antara lain: pembangunan Jalan Tol Lematang Pelabuhan Panjang dan Jembatan Tiang Pancang, peningkatan status dan penanganan ruas jalan RE Martadhinata Simpang Teluk Kiluan; peningkatan status dan penanganan ruas Jalan Gerbang Tol Kota Baru Korpri Ruas Ryacudu, Sarana dan Prasarana Permukiman Kota Bandar Lampung, dan Penataan Pesisir Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh forum Musrenbang RPJMD Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2026 ini. Dan berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, para akademisi, tenaga ahli dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan untuk bersama-sama bersinergi membangun Kota Bandar Lampung 5 tahun ke depan. (rls)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB