oleh

Film ‘Wahana Rumah Hantu’ Promosikan Wisata Lampung

Bandarlampung (Netizenku.com): Potensi lampung sebagai sebagai salah satu lokasi shooting film kembali mendapat tempat di hati sutradara, buktinya, Film Wahana Rumah Hantu yang akan tayang di Bioskop 40 Kota besar di Indonesia pada hari Kamis,(8/11) ini mengambil 90 persen lokasi di Lampung.

Selain melakukan syuting di Lampung, seluruh pemerannya menggunakan nama aslinya, selain film ini juga melibatkan penduduk setempat.

Dalam sesi wawancara sutradara Film Wahana Rumah Hantu, Anto Lupus menjelaskan, film produksi Komando dan Swarna Productions itu memiliki cerita drama petualangan para remaja yang dibumbui dengan unsur horor di dalamnya sehingga karya tersebut pun diluluskan lembaga sensor untuk dapat ditonton di semua umur.

Baca Juga  Keluarga Besar Sumatera Barat Akan Gelar Musyawarah Provinsi XIV

\”Film ini 90 Persen syuting di Lampung. Kami syuting di Pahawang, sekolah Baitul Jannah, Lembah Hijau, Pulau Pahawang dan beberapa tempat lain di Kabupaten Pesawaran. Hanya 10 persen saya ambil gambar di Jakarta, karena angelnya tidak ada di Lampung,\” ujar Anto.

Ia mengungkapkan, sebelumnya tidak ada niatan memilih Lampung sebagai lokasi syuting. Namun setelah sempat berkunjung ke beberapa kota akhirnya Anto memilih Lampung, khususnya Pahawang dan Lembah Hijau sebagai lokasi pengambilan gambar.

Baca Juga  Dari Festival Film Lampung untuk Indonesia

Menurut Anto sudut dan model gambar yang diinginkannya seluruhnya sudah terdapat di Lampung terlebih Lembah hijau juga sangat mendukung sesuai judul filmnya. Sebab, wahana rumah hantu di Lembah hijau memiliki konsep yang berbeda, yaitu rumah hantu berupa kastil besar yang dibangun ditengah hutan, sehingga semakin menambah kehororan film itu.

\”Lampung ini saya pikir punya studio alam, karena lengkap dan semuanya ada. Untuk pembuatan film selama 4 bulan, saya juga tidak pakai karakter, karena pemerannya pakai dan karakter aslinya. Sampai kepala desa di Pahawang pun ikut main dalam film ini. Saya pikir ini film dokumenter, tetapi punya drama,\” jelasnya.

Baca Juga  Akun Instagram LBH Bandarlampung Diretas?

Sementara itu, pemeran utama film, Michele Masayu yang juga siswi SDIT Insan Kamil ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses syuting. Meskipun baru pertama berakting di depan kamera, Masayu mengatakan tidak menjadi masalah. Pasalnya, baik sutradara maupun kru cukup membantu dirinya dalam berakting sebagai hantu penguasa wahana rumah hantu. \”Gak ada kesulitan. Syuting juga lancar-lancar aja. Semoga penonton bisa suka,\” pungkasnya. (Aby)

Komentar