Dukungan Ike-Zam Bertambah 867 di Tiga Kecamatan

Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal Calon Wali Kota Bandarlampung jalur perseorangan, Ike Edwin, memperlihatkan bukti dokumentasi kepada Anggota Bawaslu Bandarlampung dalam rapat pleno KPU Kota setempat di Hotel Radisson, Jumat (21/8). Foto: Netizenku.com

Bakal Calon Wali Kota Bandarlampung jalur perseorangan, Ike Edwin, memperlihatkan bukti dokumentasi kepada Anggota Bawaslu Bandarlampung dalam rapat pleno KPU Kota setempat di Hotel Radisson, Jumat (21/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : KPU Kota Bandarlampung menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Dukungan Perbaikan Tingkat Kota Hasil Verifikasi Faktual Calon Perseorangan Dalam Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020 di Hotel Radisson, Jumat (21/8).

Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan yang disampaikan 20 Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), untuk bakal pasangan calon (bapaslon) Ike Edwin-Zam Zanariah, dari 45.222 dukungan perbaikan yang diverifikasi faktual, tercatat hanya 9.221 yang memenuhi syarat sementata 36.001 tidak memenuhi syarat.

Setelah melalui proses sanggahan oleh tim pendukung bapaslon dan hasil pengawasan jajaran Bawaslu Bandarlampung terjadi perbaikan perolehan dukungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPU Bandarlampung menetapkan dukungan yang memenuhi syarat 10.088 dan 35.134 tidak memenuhi syarat.

Terjadi penambahan dukungan sebanyak 867 dari 3 kecamatan; Bumi Waras, Panjang, Sukabumi.

Sesaat sebelum keributan terjadi, Ketua KPU Bandarlampung Dedi Triyadi telah membacakan berita acara hasil rekapitulasi sesuai dengan tata tertib rapat pleno merujuk pada Petunjuk Teknis Nomor: 82/PL.02.2-kpt/06/kpu/II/2020 dan Perubahan Petunjuk Teknis Nomor: 174/PL.02.2-kpt/06/kpu/III/2020 serta Peraturan KPU Nomor: 1 Tahun 2020.

Namun, situasi rapat tidak kondusif, Dedi Triyadi yang memimpin jalannya rapat pleno belum sempat menutup rapat karena faktor keamanan dan keselamatan.

Ketika keributan berlangsung, seluruh Komisioner KPU Bandarlampung bersama Anggota Bawaslu Bandarlampung dievakuasi oleh aparat kepolisian menuju Mapolresta.

Sesuai tahapan, bapaslon dapat melakukan upaya hukum dengan mengajukan sengketa di Bawaslu selama 3 hari, 22-24 Agustus, setelah rapat pleno KPU berakhir.

Sebelumnya, Ike Edwin menyoal keakuratan data pendukung yang dimiliki PPK/PPS dengan data yang dimiliki timnya.

\”Kemudian data kami sudah kami catat, kami foto semua data dan petugas,\” kata Dang Ike sapaan akrab mantan Kapolda Lampung ini.

Terkait dengan data yang dimiliki oleh pasangan calon, Komisioner KPU Kota Feri Triatmojo mengaku belum melihat data pendukung yang dimiliki tim Ike Edwin-Zam Zanariah.

\”Saya baru melihat dan menerima rekapan perkecamatan bukan perkelurahan. Kami juga belum menerima rekap perkelurahan, kalau basis verifikasi faktual adalah perkelurahan,\” ujar Feri kemarin malam.

Menurut Feri, data yang dimiliki oleh bapaslon merupakan data prediksi rekapitulasi kecamatan atau istilahnya target yang semestinya bisa dicapai oleh tim.

\”Sedangkan data rekapitulasi PPK itu sumbernya adalah data dari rekapitulasi kelurahan bukan berdasarkan data yang lain.\”

\”Jadi dalam konteks kesesuaian data maka rekapitulasi PPK dianggap benar kalau datanya berdasarkan rekapitulasi di tingkat kelurahan.\”

\”Dan yang terjadi kemudian, dari kelurahan, kecamatan, sampai dengan kota tidak ada data yang tidak sinkron,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba, Novriwan Jaya - Nadirsyah

Tulang Bawang Barat

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:11 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:43 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:54 WIB