DPRD Tak Bacakan Pandangan Fraksi, Rudi Irawan Meradang

Redaksi

Senin, 29 Juli 2019 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Pesawaran menggelar Paripurna dalam rangka Peyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2019.

Namun, rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD, M Nasir ini mendapat kritikan pedas dari Rudi Irawan salah satu anggota DPRD dari partai Golkar dapil  4 lantaran para praksi yang ada satu pun tidak ada yang menyampaikan pandangan umumnya terkait pembahasan tersebut malah main langsung secara bersamaan menyerahkan hasil pandangan umum itu kepihak bupati.

\”Jadi ketika aturan itu sudah diputuskan atas kesepakatan, aturan juga ngalah kan, apa lagi hanya sebatas tatip, cuma yang saya sampaikan bahwa pandangan Umum praksi ini kan publik harus tau, prasksi-praksi yang ada ini bilang apa,\” sesal Rudi Irawan, saat diskornya acara paripurna tersebut, untuk menunggu jawaban bupati, di ruang sidang DPRD, Senin (29/7).

Baca Juga  PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditegaskan dia, kritikan-kritikan itu harusnya didengar langsung oleh publik yang kemudian nanti dijawab bupati. \”Tapi kan ini kita tidak tahu, publik juga tidak tahu benarkah jawabannya seperti itu, walau pun semua pandangan fraksi itu sudah disampaikan kepihak pemerintah,\” ungkapnya.

Diutarakan dia, memang benar terkait hal ini tidak ada sanksi  hanya sebatas etika saja. \”Tapi kan bisa saja apa yang ditanya dijawab apa, kita kan tidak tahu, maksud saya ini masalah etika, saya sangat menyayangkan atas sikap fraksi yang tidak menyampaikan pandangan umum saat paripurna. Karena Ini sudah menjadi tradisi saya lihat ini sudah terjadi dibeberapa paripurna, tradisi ini saya lihat dimulai dari pertengahan tahun yang lalu,\” ucapnya.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Dalam kesempatan tersebut dirinya memberikan saran kepada pada anggota dewan yang ada agar kedepan bisa lebih dispilin.

\”Saran saya kepada teman-teman dewan ke depan untuk bisa lebih disiplin, kredibilitasnya dijaga, karena anggota DPRD itu harus mengimbangi pola pikir dari pada pemerintah itu sendiri, dewan ini kan pengawas jadi pengawas harus lebih paham dari pada orang yang di awasi, karena harapan masyarakat ada di dewan,\” harapnya. (Soheh)

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru