Disidak Disperkim, Gudang Resahkan Masyarakat Sepi Aktivitas

Redaksi

Jumat, 24 Januari 2020 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Aktivitas gudang yang berada di tengah pemukiman di Sukabumi, Bandarlampung, meresahkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandarlampung, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) atau peninjauan pada Gudang yang berada di Jalan Tirtayasa Gang Cendrawasih, RT 01 LK II, Sukabumi itu, Jumat (24/1).

Akan tetapi dalam pantauan di lokasi, gudang tersebut tidak terlihat adanya aktivitas apapun. Bahkan gerbang bangunan berwarna kuning itu dikunci. Di dalamnya hanya didapati beberapa unit sepeda motor, dan perlengkapan kabel listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Kabid Pengawasan Disperkim Bandarlampung, Dekrison, mengatakan bahwa pemerintah akan tegas melakukan pemanggilan kepada pemilik.

\”Nanti kita panggil lagi, karena ada pengaduan masyarakat, aktivitas gudang ini mengganggu masyarakat. Terutama ketika menurunkan material,\” ujarnya.

Menurut Dekrison gudang tersebut merupakan gudang penyimpanan material. Namun pihaknya belum mengetahui pasti apakah gudang penyimpanan ini telah mengantongi perizinan.

\”Ini gudang material kabel, atau tiang-tiang. Kita belum tahu izinnya seperti apa, karena ini kan ditutup, belum ketemu pemilik,\” jelasnya.

Ditambah lagi, menurutnya aktivitas gudang yang seringkali mendatangkan kendaraan berat membuat jalan lingkungan cukup mengalami kerusakan.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

\”Kita pemerintah juga mau adanya kepedulian, ini jalan-jalan gimana pada rusak,\” pungkasnya.

Sebelumnya, masyarakat melayangkan surat tertanggal 20 Januari 2020 yang dituju kepada Walikota Bandarlampung, Herman HN, atas keluhan tersebut.

\”Sudah 4 tahun. Kami sudah lapor RT, cuma tidak ada respons. Saya atas nama warga, keberadaan gudang ini jelas mengganggu, kami ingin gudangnya ditutup,\” kata Aris Marobi, warga setempat.

Menurutnya wilayah gudang tersebut juga tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sebab gudang itu berada di tengah pemukiman.

\”Udah jelas ini bukan daerah pergudangan, permintaan warga prinsipnya satu, tutup,\” tegasnya.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Aris juga menjelaskan aktivitas gudang yang dimaksud meresahkan masyarakat setempat,\”misalnya berulang bongkar kabel, ini jalan lingkungan cuma 5 meter, sedangkan truknya kan 4 meter. Terus ngebongkar muatan kadang malam. Kalau proyek sebenarnya di luar, tapi bongkar muatnya di sini,\” jelasnya.

Meski demikian, warga menyerahkan keluhan tersebut kepada pihak berwajib. Ia berharap Pemerintah Kota Bandarlampung tegas dalam menanggapi kasus tersebut.

\”Kami serahkan kepada pemerintah, kami kan hanya mengadu, tapi harapan kami sudah jelas, ini gudang ditutup sesuai dengan peraturan,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Rabu, 1 April 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Senin, 30 Maret 2026 - 18:36 WIB

SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:58 WIB

Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:49 WIB

Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:38 WIB

PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:33 WIB

Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WIB

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Berita Terbaru

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Senin, 6 Apr 2026 - 19:03 WIB