Dinamika Harga dan Mutu Jagung di Lampung, Analisis Ekonomi dan Perspektif

Ilwadi Perkasa

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dinamika Harga dan Mutu Jagung di Lampung, Analisis Ekonomi dan Perspektif

Ilustrasi: Dinamika Harga dan Mutu Jagung di Lampung, Analisis Ekonomi dan Perspektif

Harga rata-rata jagung pipilan di Lampung pada panen raya Juni ini mencapai Rp5.350/kg, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp3.367/kg. Meskipun demikian, harga ini masih di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500/kg.

Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melaporkan bahwa harga jagung pipilan di Lampung jauh lebih tinggi dibandingkan harga rata-rata nasional sebesar Rp4.800/kg. Kenaikan harga ini berpotensi meningkatkan pendapatan petani jagung di Lampung.

Baca Juga  Tahun Baru di Bawah Bayang Siklon: Lampung Diminta Waras di Tengah Euforia

Dengan terbitnya Inpres No. 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) ikut memberi peluang bagi petani untuk memperoleh harga yang lebih baik.

Inpres ini lebih longgar, dan memberi angin segar, kepada petani yang selama ini terhalang oleh standar kadar air yang ketat, yakni 14 persen.

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: "Cemomot" dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan Inpres terbaru ini, Perum Bulog sebagai pelaksana pengadaan dari BAPANAS diperintahkan membeli jagung petani dengan standar kadar air 18-20%.

Sementara ini, Kanwil Perum Bulog Lampung masih memberlakukan standar kadar air maksimal 14% dan Aflatoksin maksimal 50 ppb di gudang Bulog dengan harga Rp5.500/kg.

Aflatoksin adalah mikotoksin yang dapat mencemari bahan pangan dan pakan ternak, dan batas maksimal yang diizinkan adalah 50 ppb sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca Juga  Ekonomi Tumbuh, Upah Tertahan: Lampung Kalah Berani dari Sumatera Lain

Pemprov Lampung perlu mencermati perkembangan ini yakni dengan menggencarkan program hilirisasi dengan memaksimalkan kapasitas produksi alat pengering (dryer) yang sudah diserahterimakan.

Bahkan, bila perlu alatnya sebaiknya ditambah lagi.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala Bappeda Lampung Elvira pasti setuju ini?

 

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Di Bawah Larangan Kembang Api, Dini Menjajakan Harapan di Ujung Tahun
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: “Cemomot” dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka
Ekonomi Tumbuh, Upah Tertahan: Lampung Kalah Berani dari Sumatera Lain

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB