Deni Ribowo Sesalkan Arogansi Satpam RSUD Abdul Moeloek

Redaksi

Selasa, 7 September 2021 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo. Foto: Dokumentasi

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): DPRD Provinsi Lampung kembali menyoroti pelayanan publik di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Seorang nenek penjual air panas di RSUDAM, Lasmi (50), warga Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, diduga menjadi korban pemukulan oknum satuan pengamanan (Satpam) setempat pada Selasa (7/9).

Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo.

Baca Juga  Pemprov Lampung Usulkan Penambahan Kuota Biosolar dan Perkuat Pengawasan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ikut prihatin dan sebaiknya RSUD Abdul Moeloek segera melakukan perbaikan sistem. Kemudian untuk pelaku ini saya minta segera dinonaktifkan dahulu karena ini sudah masuk proses hukum,” kata dia dalam pesan suara WhatsApp yang diterima Netizenku, Selasa (7/9) malam.

Korban pemukulan, nenek Lasmi, di hari yang sama sudah melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke Polresta Bandarlampung.

Baca Juga  Wagub Jihan Dorong Sinergi Industri Farmasi lewat Program CKG

“Biarkan lah pihak yang berwenang melakukan penanganan. Kepada pihak RS ini menjadi sebuah evaluasi bagaimana tetap melayani masyarakat secara humanis,” ujar Deni Ribowo.

Ke depan, untuk menghindari peristiwa serupa terulang kembali, Deni Ribowo berjanji Komisi V DPRD Lampung akan melakukan pengawasan terhadap proses pelayanan yang ada di RSUD Abdul Moeloek.

“Tentu Komisi V juga akan terus melakukan pengawasan, RSUD Abdul Moeloek adalah rumah sakit andalan masyarakat Lampung. Masyarakat yang berobat ke sana jangan sampai mengalami tekanan atau semacam intimidasi karena petugas yang arogan,” tutup politisi Partai Demokrat ini. (Josua)

Baca Juga  Kadalistik Kebijakan dan Produksi Citra di Lampung (Bagian 2 in 3)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur
Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET
Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026
DPRD Lampung Soroti Pelajar Menyeberang Sungai Way Bungur
KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung
Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi
Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC
Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:21 WIB

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:20 WIB

KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Selasa, 3 Feb 2026 - 19:54 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:21 WIB

Lampung

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:21 WIB