Pemprov Lampung–Bappenas Sepakati Pusat Riset Singkong Nasional

Tauriq Attala Gibran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung resmi menyepakati pengembangan National Cassava Center bersama Bappenas RI. Program strategis ini bertujuan meningkatkan produktivitas singkong petani Lampung melalui riset dan inovasi bibit unggul.

Lampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa pusat riset ini merupakan kolaborasi dengan Sungai Budi Foundation. Fokus utamanya adalah mengejar ketertinggalan teknologi singkong dari negara pesaing.

Baca Juga  Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh

“Kita ingin cassava kita lebih produktif agar bisa bersaing dengan Tailan dan Vietnam,” ujar Gubernur Mirza, Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusat kegiatan ini akan dipusatkan di Universitas Lampung (Unila) dengan dukungan laboratorium di kawasan Kota Baru. Nantinya, para peneliti dan profesor dari berbagai universitas di Indonesia akan dilibatkan untuk menciptakan inovasi teknologi pertanian terbaru.

Baca Juga  DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Salah satu target utama riset ini adalah menghasilkan bibit singkong dengan kandungan aci yang lebih tinggi. Dengan bibit berkualitas, pendapatan petani diharapkan meningkat drastis karena hasil panen lebih bernilai di pasar.

“Bibit yang dihasilkan diharapkan punya kadar aci banyak, sehingga penghasilan petani kita naik,” jelas Mirza.

Lebih lanjut ia menegaskan, program ini akan segera berjalan dalam waktu dekat menggunakan fasilitas di Unila. Tujuan besarnya adalah menciptakan ekosistem industri tapioka yang efisien dari hulu ke hilir. Jika produktivitas meningkat, harga tapioka Lampung akan lebih kompetitif di pasar internasional.(*)

Baca Juga  Rakernas PJ91 Digelar di Lampung, Jihan Tekankan Semangat Persaudaraan

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB