Demo, Driver Online: Penuhi Tuntutan atau Angkat Kaki dari Indonesia

Redaksi

Senin, 10 September 2018 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Detik)

(Foto: Detik)

Lampung (Netizenku.com): Ratusan pengemudi (driver/mitra) transportasi online mendemo Kantor Grab di Lippo Kuningan, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ada empat tuntutan yang diajukan oleh para pengemudi online ke perusahaan aplikator tersebut.

\”Apa yang kita mau harus dipenuhi, harga mati, tuntutan kita hanya ada empat, tidak terlalu sulit bagi mereka,\” kata orator pendemo, Gairal Wendra di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun empat hal yang dituntut para pengemudi online yang diserukan ke perusahaan aplikator yaitu pertama menagih janji aplikator, kedua menolak keras aplikator menjadi perusahaan transportasi.

Baca Juga  Pendaftaran CPNS Dibuka 16-20 September, Ini Caranya

Lalu yang ketiga menolak keras eksploitasi terhadap driver online, keempat menolak keras kartelisasi dan monopoli bisnis transportasi online.

Bila perusahaan aplikator tidak memenuhi tuntutan tersebut, para pengemudi online bakal meminta kepada pemerintah untuk mengusir aplikator, baik Grab maupun Go-Jek dari Indonesia.

Para pengemudi online memberi opsi kepada perusahaan aplikator, yakni mengabulkan permintaan tanpa syarat, serta bersedia diawasi oleh para mitra dan pemerintah dalam pelaksanaan tuntutan.

Jika tidak, maka pilihan para aplikator adalah angkat kaki dari Indonesia.

Baca Juga  Selain Gaji PNS Naik, THR dan Gaji Ke-13 Tetap Dapat

\”Yang kita mau mereka turun, turun atau usir. Bila turun hanya lah satu, penuhi tuntutan kita, setuju?\” tambahnya.

Pihaknya ingin Pendiri dan CEO Grab Anthony Tan yang datang langsung menemui pendemo.

Mereka meminta manajemen perusahaan aplikator tersebut turun temui pendemo.

Senada dikatakan Humas aksi demo, Dedi Heriyantoni.

\”Kami sudah temui komandan kepolisian, saya minta CEO Grab Indonesia turun keluar menemui kita,\” katanya.

Dia menjelaskan, para pendemo tidak akan masuk ke dalam Kantor Grab. Mereka meminta pihak kepolisian yang mengamankan demo membantu membawa CEO Grab turun.

Baca Juga  Enam Tahun Hariyanto Edarkan Garam Ilegal dari Jawa ke Bandarlampung

\”Kita tidak pernah mau masuk ke dalam, karena kita adalah mitra. Setiap rupiah keuntungan mereka didapat dari keringat dan tetes darah kita. Makanya kita minta komandan kepolisian membawa mereka turun menemui kita,\” lanjutnya.

Orator lain, Gairal Wendra menyampaikan para pendemo ingin CEO Grab turun agar bisa mendengarkan tuntutan para pengemudi yang selama ini jadi mitranya.

\”Tidak cukup sampai mereka datang sampai mereka turun ke kita, apa yang kita mau harus dipenuhi,\” tambahnya. (dtc/lan)

Berita Terkait

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada
Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada
Tabung Oksigen Bocor, Puluhan Pengunjung RS Graha Husada Berhamburan Keluar
Truk Bermuatan 10 Ton Gabah Terguling di Pringsewu, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus Lalin
Puting Beliung, Dandim 0421/LS Pimpin Gotong Royong Puluhan Rumah Rusak di Pesawaran
Area Depan Kantor Polisi Jadi Lahan Baku Tembak
Oknum Dosen Fakultas Dakwah Diduga Todongkan Sajam pada Atasan
Terduga Teroris di Lampung Diringkus Densus 88

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:54 WIB

BMBK Klaim Anggarkan 5,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Viral di Tubaba

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB

Disdik Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:52 WIB

Lampung Raih Rekor MURI Budidaya Ayam Petelur dan Jadi Pionir NKV

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:32 WIB

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:59 WIB

FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah

Senin, 27 Mei 2024 - 21:13 WIB

AMSI Lampung: Budaya Literasi Bisa Dimulai dari Website Sekolah

Berita Terbaru

Lampung

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Hermawan. (Foto: Ist)

Bandarlampung

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:02 WIB

Gedung Dinas BMBK Lampung. Foto: Luki.

Lampung

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:47 WIB