Delapan Bunda Literasi Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Dikukuhkan

Redaksi

Selasa, 15 Juni 2021 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelorakan semangat membaca di Provinsi Lampung demi meningkatkan indeks literasi masyarakat.

Pesan Gubernur Arinal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat Pengukuhan 8 Bunda Literasi Kabupaten/Kota Provinsi Lampung di Ballroom Swiss Belhotel, Selasa (15/6).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diharapkan para bunda literasi terus menjadi daya dorong dalam menciptakan inovasi kegiatan literasi di wilayah masing-masing,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Selain pengukuhan Bunda Literasi, juga dilakukan talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat. Dengan narasumber Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf.

Fahrizal mengatakan talkshow tersebut menjadi upaya untuk memotivasi masyarakat dalam meningkatkan minat baca.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Launching IJP FC dan Turnamen Minisoccer 2026

Selain itu, sebagai ajang promosi dalam pengenalan dan pemanfaatan perpustakaan yang sudah bertransformasi sebagai perpustakaan berbasis inklusi sosial.

“Untuk itu minat baca harus dikenalkan sejak usia dini, sehingga kebiasaan baik ini akan terbawa bermanfaatnya hingga mereka dewasa dan menjadi generasi sadar literasi,” katanya.

Fahrizal meminta dukungan pihak swasta, lembaga pendidikan dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan guna mewujudkan masyarakat Lampung yang cerdas dan kompeten melalui kebiasaan gemar membaca.

“Sehingga dapat tercapai masyarakat Lampung yang cerdas, kreatif dan inovatif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang terus menggelorakan semangat literasi.

“Kebanggaan bagi kami atas komitmen Bapak Gubernur dan jajaran Kabupaten/Kota bersama para istri Bupati/Walikota menjadi bagian bersama Ibu Riana bagaimana bergerak menghadirkan buku ditengah masyarakat,” ujar Syarif.

Baca Juga  Lesty: Akses Jalan Korpri–Purwotani Terus Diperbaiki di Tahun 2026

Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengajak Bunda Literasi Kabupaten/Kota untuk lebih giat lagi memerankan perannya menjadi contoh bagi masyarakat dan anak-anak untuk terus gemar membaca dan menulis.

“Bahkan disaat masa pandemi pun, jangan menjadi penghalang untuk terus memberikan semangat bagi anak-anak agar mencintai literasi,” ujar Ibu Riana.

Sebagai upaya peningkatan budaya gemar membaca dan menulis anak, menurutnya Bunda Literasi Kabupaten/Kota bisa menggandeng para penggiat literasi dan komunitas baca di wilayah masing-masing.

Selain itu, program Bunda Literasi juga bisa diselaraskan dengan program yang ada dalam Tim Penggerak PKK.

“Kita bisa berdayakan kader-kader kita di PKK dengan mengajak peran serta lingkungan keluaga terutama para ibu seperti mengadakan program membaca dan mendongeng bersama,” katanya.

Kemudian, menurut Ibu Riana juga bisa disinergikan dengan program Gerakan Siger atau Gerakan (S)aatnya (I)kut ber(GE)rak untuk (R)akyat.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

“Seperti memberikan buku bacaan dan mainan tradisional,” katanya.

Adapun 8 Bunda Literasi yang dikukuhkan yakni Silvia Maharani Wahdi (Bunda Literasi Kota Metro), Mardiana Musa Ahmad (Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah), Yus Bariah Dawam Rahardjo (Bunda Literasi Kabupaten Lampung Timur) dan Winarni Nanang Ermanto (Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan).

Selanjutnya, Kornelia Umar (Bunda Literasi Kabupaten Tulang Bawang Barat), Nelly Wati (Bunda Literasi Kabupaten Mesuji), Septi Heri Agusnaeni (Bunda Literasi Kabupaten Pesisir Barat) dan Nanda Indira Dendi (Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran).

Pada kesempatan itu, turut dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Perpustakaan Nasional RI dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung.(rls)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perbaiki Lampu Jalan untuk Kelancaran Mudik
DPRD Lampung Dukung Pengungkapan Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pemprov Lampung Terbitkan SE Larangan Randis untuk Mudik dan Pengendalian Gratifikasi
Munir Gelar Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim di Lampung Tengah
Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial
DPRD Lampung Minta Aktor Utama Tambang Emas Ilegal Way Kanan Diusut
Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan
Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru